Konten dari Pengguna

Struktur Resensi Film dan Tujuan Penulisannya

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi film. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi film. Foto: Unsplash

Resensi film adalah tulisan yang membahas, mengulas, dan memberikan penilaian terhadap sebuah film. Penilaian ini mencakup berbagai aspek, mulai dari keunggulan, kelemahan, hingga kelayakan film tersebut untuk ditonton oleh publik.

Tujuan utamanya adalah untuk memberi informasi dan pertimbangan kepada khalayak agar mereka tertarik menonton atau tidak. Seseorang yang menulis resensi disebut dengan resensator.

Menilai sebuah film tidak bisa dilakukan sembarangan. Resensator perlu memahami tujuan penulisan resensi, unsur-unsur film, dan kriteria penilaiannya. Beberapa aspek yang biasanya dinilai meliputi skenario, penyutradaraan, akting hingga sinematografi.

Struktur Resensi Film

Ilustrasi film. Foto: Unsplash

Berikut struktur resensi film, seperti dikutip dari buku Bahasa Indonesia Tataran Unggul untuk SMK dan MAK Kelas XII karya Yustinah & Ahmad Iskak, serta Kiat Mudah Menulis Resensi oleh Elisa Permata Sari dkk:

1. Identitas Film

Bagian ini mencakup informasi dasar film, seperti judul film, nama sutradara, nama produser, penulis skenario, dan para pemain, terutama tokoh sentralnya.

2. Orientasi

Orientasi merupakan pembuka dalam resensi yang menjelaskan latar belakang atau konteks film secara umum. Bisa berisi alasan mengapa film ini menarik untuk diulas.

3. Sinopsis

Berisi ringkasan alur cerita secara umum menggambarkan isi film berdasarkan pemahaman penulis. Dalam penulisan sinopsis resensator tidak boleh membocoran detail penting.

4. Isi Resensi atau Analisis

Ulasan dapat mencakup alur cerita, karakterisasi tokoh dan akting pemain, dialog, penyajian konflik, pesan moral, tata artistik, editing, sinematografi, dan bagaimana sutradara menerjemahkan naskah ke dalam visual.

5. Penutup atau Evaluasi

Bagian ini berisi simpulan atas keseluruhan film, meliputi kelebihan dan kekurangan film secara keseluruhan. Bagian penutup juga bisa mengungkapkan pendapat resensator terhadap film yang dianalis. Pendapat penulis dalam penutup bisa sangat berpengaruh terhadap keputusan penonton untuk menonton film tersebut.

Baca Juga: Cara Membuat Struktur Organisasi di Word dengan Mudah dan Cepat

Tujuan Penulisan Resensi

Ilustrasi film. Foto: Unsplash

Dalam buku berjudul Keterampilan Menulis: Pengantar Pencapaian Kemampuan Epistemik oleh Yusri Yusuf dkk, penulisan resensi film memiliki beberapa tujuan dan manfaat penting, antara lain:

  • Memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai penilaian umum dari sebuah karya secara ringkas.

  • Membantu penonton dalam mempertimbangkan apakah film tersebut layak ditonton.

  • Memberikan masukan kepada pembuat film berupa tanggapan atau kritik terhadap film.

  • Sarana promosi, terutama bagi karya-karya terbaru yang belum dikenal publik secara luas.

  • Mengetahui latar belakang dan pesan film tersebut dibuat, sehingga penonton bisa memahami sudut pandang sutradara atau produser secara lebih mendalam.

  • Menguji kualitas buku dan membandingkan terhadap karya lainya.

Meskipun resensi idealnya bersifat objektif, penilaian dalam resensi tetap membawa unsur subjektivitas penulis. Justru, penilaian ini dapat memengaruhi ketertarikan pembaca dalam memilih film yang akan ditontonnya.

(SA)