Konten dari Pengguna

Struktur Sel Hewan dan Tumbuhan serta Fungsinya yang Perlu Diketahui

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Struktur Sel Hewan dan Tumbuhan. Pexels/Fayette Reynolds M.S.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Struktur Sel Hewan dan Tumbuhan. Pexels/Fayette Reynolds M.S.

Struktur sel hewan dan tumbuhan merupakan topik fundamental dalam biologi sel.

Sel hewan dan tumbuhan memiliki perbedaan komponen organel yang mendasar, misalnya dinding sel dan kloroplas hanya terdapat di sel tumbuhan, sedangkan lisosom lebih umum ditemukan di sel hewan.

Struktur yang berbeda akan mencerminkan adaptasi sel terhadap fungsinya masing-masing.

Struktur Sel Hewan dan Tumbuhan

Ilustrasi Struktur Sel Hewan dan Tumbuhan. Pexels/Piotr Wojnowski

Organisme uniseluler hingga multiseluler dapat membentuk unit kehidupan dasar melalui struktur sel hewan dan tumbuhan yang menunjukkan adanya persamaan dan perbedaan signifikan.

Tumbuhan memiliki dinding sel, kloroplas, dan vakuola besar yang khas, sedangkan sel hewan lebih fleksibel dan dilengkapi dengan organel seperti lisosom. Struktur ini menentukan fungsi dan kinerja sel dalam sistem tubuh organisme yang lebih besar.

Mengutip Buku Sel Hewan dan Tumbuhan oleh Anak Agung Istri Mas Padmiswari (2025:26), organel adalah struktur-struktur khusus yang terbungkus membran di dalam sitoplasma sel eukariotik atau sel kompleks yang memiliki membran inti (nukleus) dan jenis lainnya terkait membran.

Terdapat beberapa organel utama yang menjadi pembeda antara sel hewan dan tumbuhan. Berikut adalah pembedanya:

1. Dinding Sel dan Membran Plasmanya

Sel tumbuhan dilapisi dinding sel berbahan selulosa yang menjaga bentuk dan melindungi sel, sedangkan sel hewan hanya memiliki membran plasma fleksibel saja.

2. Kloroplas (Sel Tumbuhan)

Organel ini mengandung klorofil untuk fotosintesis, memungkinkan tumbuhan menghasilkan energi sendiri dari sinar matahari.

3. Vakuola Besar

Berfungsi menyimpan air dan zat cadangan, sekaligus menjaga tekanan turgor sel tumbuhan agar tetap tegak.

4. Mitokondria dan Ribosom

Ada pada kedua jenis sel, menjalankan respirasi seluler dan sintesis protein secara efisien.

5. Lisosom (Umumnya pada Hewan)

Mengandung enzim untuk menghancurkan partikel asing dan organel yang rusak, mendukung proses pembersihan sel.

Setiap bagian sel melakukan peran yang saling melengkapi dalam menjaga homeostasis dan fungsi organismal.

Fungsi Organel dalam Kehidupan Seluler

Ilustrasi Struktur Sel Hewan dan Tumbuhan. Pexels/Chris F

Organisasi struktur internal sel memungkinkan berbagai fungsi penting berjalan selaras.

Struktur sel hewan dan tumbuhan telah dirancang sedemikian rupa agar mendukung proses seperti pembelahan sel, pertukaran zat, dan produksi energi.

Contohnya, kloroplas di sel tumbuhan memungkinkan fotosintesis untuk menghasilkan glukosa, sedangkan mitokondria di kedua jenis sel mengonversinya menjadi energi (ATP).

Lisosom memperbaiki kerusakan sel dengan proses autofagi. Sementara itu, Ribosom yang akan memastikan protein dibentuk sesuai instruksi genetik. Vakuola sendiri yang akan menyediakan cadangan air dan ion, menjaga tekanan internal sel tumbuhan.

Struktur sel hewan dan tumbuhan menjadi gambaran sempurna tentang adaptasi sel terhadap kebutuhan hidup spesifik masing-masing organisme.

Perbedaan adanya dinding sel, kloroplas, dan vakuola pada sel tumbuhan, serta kehadiran lisosom pada sel hewan, menunjukkan bahwa meski berbagi banyak organel, setiap jenis sel memiliki penyesuaian yang unik. (Phonna)

Baca Juga: Budaya Suku Jawa yang Dikenal hingga Keluar Negeri, Salah Satunya Batik