Konten dari Pengguna

Struktur Virus dan Ciri-cirinya yang Umum

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi virus. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi virus. Foto: Unsplash

Virus merupakan partikel kecil yang mampu menginfeksi mikroorganisme, tumbuhan, hewan, dan manusia. Virus yang berada di dalam sel atau jaringan tubuh makhluk hidup akan menganggu proses metabolisme, bahkan merusak sel maupun jaringan sehingga menjadi penyebab suatu penyakit.

Meskipun sangat kecil, virus memiliki struktur yang khas dan kompleks. Artikel ini akan menguraikan struktur virus termasuk komponennya dan fungsinya masing-masing.

Struktur Virus

Ilustrasi struktur vrius. Foto: Pexels

Virus memiliki ukuran yang sangat kecil mencapai 20—1000 nm. Bentuk virus bermacam-macam, ada yang berbentuk batang, bola atau bulat, berbentuk peluru, dan beberapa berbentuk huruf T seperti pada virus bakteriofage.

Dalam buku Virus dan Peranannya: Materi Ajar IPA Biologi Fase E Kelas XII karya Drs. Akmal, M.Pd., disebutkan bahwa secara umum, struktur tubuh virus yang utuh terdiri dari empat bagian utama, yaitu:

1. Kepala

Kepala virus tersusun atas nukleokapsid yang berbentuk polihehedral (segi banyak). Di dalamnya terdapat materi genetik (asam nukleat), yaitu DNA atau RNA. Sementara di luar isi kepala dilindungi kapsid. Bentuk kapsid sangat bergantung pada jenis virusnya.

2. Isi

Isi tubuh virus atau biasa disebut virion adalah bahan genetik yang berupa salah satu tipe asam nukleat (DNA atau RNA). Tipe asam nukleat yang dimiliki akan memengaruhi bentuk tubuh virus.

Isi tubuh biasanya berupa RNA dengan berbentuk menyerupai kubus, bulat, atau polihedral. Contohnya pada virus-virus penyebab penyakit polyomyelitis, influenza, dan radang mulut dan kuku.

3. Ekor

Ekor adalah bagian dalam struktur tubuh virus yang berfungsi sebagai alat untuk menempelkan diri pada sel inang. Ekor yang melekat di kepala ini umumnya terdiri atas beberapa tabung tersumbat yang berisi benang dan serat halus.

4. Kapsid

Kapsid merupakan lapisan pembungkus tubuh virus yang berfungsi memberi bentuk tubuh virus dan melindungi virus dari kondisi lingkungan sekitarnya.

Struktur virus kapsid adalah struktur virus yang letaknya berada di luar virus dan memiliki kandungan subunit berupa protein yang cukup banyak. Kandungan tersebut lebih dikenal dengan sebutan kapsomer. Bentuknya bisa dibilang cukup beragam sehingga bisa memengaruhi bentuk virus itu sendiri.

Baca Juga: 10 Manfaat Tumbuhan Lumut bagi Seluruh Makhluk Hidup

Ciri-ciri Virus yang Umum

Ilustrasi ciri-ciri virus. Foto: Unsplash

Berikut ciri-ciri umum yang dimiliki virus, dikutip dari buku Praktis Belajar Biologi karya Fiktor Ferdinand P. dan Moekti Ariwibowo.

  • Virus berukuran sangat kecil. Oleh karena itu, virus hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop elektron.

  • Tubuh virus terdiri atas selubung dan bahan inti. Bahan inti berupa RNA (Ribonucleic acid) atau DNA (Deoxiribonucleic acid).

  • Virus tak mempunyai membran dan organel-organel sel yang penting bagi kehidupan.

  • Virus hanya dapat bereproduksi jika berada dalam sel hidup atau jaringan hidup sehingga disebut sebagai parasit obligat intraseluler.

  • Virus dapat dikristalkan layaknya benda mati, tetapi bila berada pada sel dan jaringan hidup mampu mengadakan replikasi, virus dapat disebut sebagai makhluk peralihan.

  • Bentuknya bervariasi ada yang oval, bulat, batang, kumparan, dan bentuk T.

(SA)