Tata Cara dan Bacaan Doa Mengubur Ari-Ari Menurut Syariat

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata cara dan bacaan doa mengubur ari-ari menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui seorang ayah. Sebab, selain memanjatkan doa menyambut kelahiran bayi dan mengumandangkan adzan, Anda juga harus tahu doa ketika menguburkan ari-ari bayi. Nah, bagi Anda calon ayah baru yang belum mengerti dengan tata cara dan doa tersebut, simak artikel ini sampai akhir, ya.
Tata Cara Mengubur Ari-Ari Menurut Syariat
Berikut ini adalah tata cara mengubur ari-ari menurut syariat yang dikutip dari buku Tanya Jawab Islam: Piss KTB karya Piss KTB dan Tim Dakwah Pesantren (2015).
Langsung membersihkan ari-ari bayi yang baru lahir hingga benar-benar bersih.
Kemudian masukkan ari-ari ke dalam periuk tanah yang sudah dialasi dengan daun senthe. Setelahnya, tutup dengan cobek, tempurung kelapa, atau wadah lain yang mirip.
Pada atas wadah tersebut, berikan ubarampe atau barang syarat yang umumnya tiap daerah menggunakan barang yang berbeda.
Ari-ari dan ubarampe tersebut dibungkus dengan kain mori yang kerap digunakan sebagai pembungkus jenazah.
Sang ayah wajib menggali lubang untuk mengubur ari-ari dengan kedalaman sekitar satu lengan orang dewasa. Lubang ini harus digali di kiri pintu utama rumah bagi bayi perempuan dan kanan pintu utama bagi bayi laki-laki.
Jika sang ayah tidak bisa mengubur ari-ari, maka bisa digantikan oleh kakek atau saudara laki-laki yang paling dekat dengan bayi.
Sebelum menguburkan ari-ari, wajib melakukan mandi junub dan mengenakan kain sarung.
Ari-ari tersebut dibungkus dengan cara digendong menyamping di pinggang kemudian ditimbun dengan tanah.
Di bagian atas kuburan ari-ari jangan luba diberi pagar bambu dan ditumpuk dengan keranjang ataupun genting.
Anda wajib memberikan penerangan di kuburan ari-ari selama 35 hari berturut-turut agar ari-ari dan si bayi selalu mendapat penerangan dalam perjalanannya.
Doa Mengubur Ari-Ari
Adapun doa mengubur ari-ari sesuai syariat Islam adalah sebagai berikut.
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Bismillahirrahmaanirrahiim
Artinya, “Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha pemurah lagi maha penyayang.”
Setelah membaca doa mengubur ari-ari tersebut, Anda bisa melanjutkannya dengan membaca sholawat. (Anne)
