Konten dari Pengguna

Tata Cara Pengakuan Dosa Katolik Lengkap

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tata Cara Pengakuan Dosa Katolik Lengkap. Sumber: Pexels/RDNE Stock project
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tata Cara Pengakuan Dosa Katolik Lengkap. Sumber: Pexels/RDNE Stock project

Pengakuan dosa merupakan salah satu sakramen dalam ajaran Katolik yang disebut juga dengan sakramen tobat atau rekonsiliasi. Tata cara pengakuan dosa Katolik tidak bisa dilakukan secara sembarangan melainkan harus mengikuti Katekismus Gereja Katolik 1423-1424.

Sebagai umat yang kerap berbuat dosa, manusia harus mengakuinya dan memohon pengampunan langsung. Hal ini sebagai upaya untuk memperbaiki hubungan pribadi dengan Allah.

Tata Cara Pengakuan Dosa Katolik dan Bacaan Doanya

Ilustrasi tata cara pengakuan dosa Katolik. Sumber: Pexels/MART PRODUCTION

Prosesi pengakuan dosa adalah aktivitas yang dilakukan di gereja tau kapel serta tempat yang diatur dalam norma-norma Konferensi Uskup. Sebelum melakukan sakramen tobat alias pengakuan dosa pribadi, umat Katolik perlu mempersiapkan diri dengan menjalani ibadat tobat dengan tahapan berikut:

  • Pembuka

  • Tanda Salib dan Salam

  • Kata Pengantar

  • Doa Mohon Terang dan Bimbingan Roh Kudus

  • Bacaan Injil

  • Pemeriksaan Batin

  • Penerimaan Sakramen Tobat secara Pribadi

  • Doa Syukur atas Pengampunan

  • Berkat dan Pengutusan

  • Penutup

Setelah menjalani ibadat tobat di atas, setiap umat bisa melakukan sakramen pengakuan dosa pribadi. Berikut ini tata cara pengakuan dosa Katolik yang perlu dilakukan.

Umat memasuki kamar atau ruang yang telah disiapkan. Umat akan berlutut dan menerima berkat pengantar dari Imam, lalu membuat tanda salib sebagai pembukaan pertobatan.

Lalu katakan demikian:

U : Bapa, Sakramen Tobat yang terakhir saya terima adalah …..(sebutkan kapan terakhir kali menerima Sakramen Tobat)

Jika ini pertama kalinya menerima Sakramen Tobat, maka katakan:

U : Bapa, ini penerimaan Sakramen Tobat saya untuk pertama kalinya…

Kemudian ucapkan demikian:

U : Bapa, dari saat terakhir saya menerima Sakramen Tobat sampai saat ini, saya sadari telah melakukan dosa-dosa dan oleh karena itu pada saat ini dihadapan Bapa saya mau mengaku kepada Allah Bapa Yang Mahakuasa dan kepada seluruh umat Allah yang kudus, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian, khususnya bahwa saya telah berdosa :…..(sebutkan semua dosa dengan jujur). Saya sungguh menyesal atas semua dosa saya itu, dan dengan hormat saya meminta pengampunan serta penitensi yang berguna bagi saya.

Setelah itu, dengarkan nasihat dari Imam dan apa yang harus dilakukan sebagai penintensi atas dosa tersebut dengan seksama.

Usai memperoleh nasihat, Romo Imam akan meminta umat untuk mengucapkan doa tobat. Dikutip dari buku Doa Keluarga Katolik 1, Justinus Juadi, FIC, (2017:15), inilah doa tobat Katolik yang perlu diketahui setiap umat untuk memohon ampunan dari Tuhan.

Allah yang Maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku.

Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang Maha Pengasih dan Mahabaik bagiku.

Aku benci akan segala dosaku, dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi.

Allah yang Mahamurah, ampunilah aku, orang berdosa.

Amin.

Baca juga: Arti Sakramen Ekaristi dalam Kehidupan Umat Katolik

Itulah tata cara pengakuan dosa Katolik lengkap dengan doa tobat yang wajib didasarkan usai pengakuan dosa pribadi selesai. Jangan lupa untuk memohon pimpinan roh kudus dalam menjalani kehidupan supaya tidak mudah terjatuh dalam dosa. (SASH)