Konten dari Pengguna

Tata Nama IUPAC dan Umum untuk Alkanon di dalam Kimia

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 2 menit

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tata Nama IUPAC dan Umum untuk Alkanon, Foto: Unsplash/Pawan Parihar
zoom-in-whitePerbesar
Tata Nama IUPAC dan Umum untuk Alkanon, Foto: Unsplash/Pawan Parihar

Sejak dahulu, para ilmuwan telah menentukan beberapa nama untuk senyawa kimia yang teridentifikasi. Namun, penamaan itu belum baku, sehingga pada tahun 1892 silam, perhimpunan kimiawan internasional di Geneva, Switzerland merumuskan aturan penamaan senyawa kimia, yaitu tata nama IUPAC.

Berdasarkan buku Quantities, Units and Symbols in Physical Chemistry, Martin Quack, ‎Jüergen Stohner, ‎& Herbert L Strauss, (2007:35), tata nama IUPAC adalah sistem penamaan senyawa kimia dan penjelasan ilmu kimia secara umum.

IUPAC sendiri dikembangkan dan dimutakhirkan di bawah pengawasan International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC).

Tata nama yang dirumuskan dari pertemuan para ilmuwan kimia itu tetap digunakan hingga detik ini. Tata nama IUPAC disebut juga dengan tata nama sistematik, sedangkan nama yang telah digunakan sebelum tata nama IUPAC dibentuk tetap digunakan dan disebut sebagai nama biasa atau nama trivial.

Tata Nama IUPAC untuk Alkanon dalam Kimia

Tata Nama IUPAC untuk Alkanon, Foto: sumber.belajar.kemdikbud.go.id

Struktur alkanon membentuk gugus yang diapit 2 gugus akil, yaitu: R dan R’, yang bisa sama atau berbeda. Pengelompokan alkanon didasarkan pada substituen mereka, ada yang simetris maupun asimetris, tergantung dari kemungkinan 2 substituen organik yang bergabung ke pusat karbonil.

Untuk menamai alkanon, kamu bisa menggunakan 2 tata nama, yaitu IUPAC dan umum. Berikut ini adalah tata cara menamai alkanon dengan tata nama IUPAC:

  • Tentukan rantai induk, yakni: rantai atom C terpanjang yang mengandung gugus karbonil

  • Berikan nomor dari salah satu ujung rantai, sehingga atom C di gugus karbonil memperoleh nomor yang paling kecil

Urutan penamaan alkanon dengan tata nama IUPAC adalah sebagai berikut:

  1. Nomor cabang

  2. Nama cabang

  3. Nomor atom C gugus karbonil

  4. Nama rantai induk (alkanon)

Contoh penamaan alkanon dengan tata nama IUPAC: 4,5-dimetil-3-heksanon.

Tata Nama Umum untuk Alkanon

Tata Nama Normal untuk Alkanon, Foto: sumber.belajar.kemdikbud.go.id

Di dalam tata nama umum, pemberian nama senyawa alkanon perlu dilakukan dengan terlebih dahulu menyebut gugus alkil yang terikat di atom C gugus karbonil.

Selanjutnya, diikuti dengan kata keton. Penyebutan gugus alkil ini dilakukan berdasarkan urutan abjad. Contoh penamaan alkanon dengan tata nama umum: etil metil keton.

Demikianlah tata nama alkanon secara IUPAC dan umum. Semangat belajar dan salam sukses! (BRP)