Konten dari Pengguna

Teks Khutbah Nikah Kemenag yang Perlu Diketahui Calon Pengantin

Berita Update

Berita Update

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Khutbah Nikah Kemenag. Foto. dok. Tyler Nix (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Khutbah Nikah Kemenag. Foto. dok. Tyler Nix (Unsplash.com)

Dalam rangkaian upacara pernikahan dalam Islam, pembacaan khutbah nikah menjadi salah satu bagian penting yang perlu dilaksanakan dengan khidmat. Untuk dapat membacakan khutbah, berikut ini adalah bacaan teks khutbah nikah Kemenag yang perlu dipersiapkan.

Bacaan Teks Khutbah Nikah Kemenag dalam Rangkaian Upacara Pernikahan

Ikatan pernikahan merupakan suatu ikatan suci yang dibangun oleh dua insan manusia. Bahkan ikatan suci ini bernilai pahala, khususnya bagi umat Muslim yang menjalinnya. Hal ini juga dipaparkan dalam buku berjudul Psikologi Pernikahan: Menyelami Rahasia Pernikahan yang disusun oleh Muhammad Iqbal Ph.D (2020:3).

Ilustrasi Khutbah Nikah Kemenag. Foto. dok. Nathan Dumlao (Unsplash.com)

Dikutip dari buku tersebut, bahwa menikah adalah ibadah, hal ini karena seseorang yang sudah mampu dan berniat menikah dengan niat menjalankan ajaran agama, maka ia akan mendapatkan pahala sehingga pernikahan tersebut terhitung sebagai sebuah ibadah.

Perintah menikah ini jelas disebutkan dalam ayat Alquran tentang pernikahan, salah satunya adalah surat An Nur ayat 32 berikut ini:

وَأَنكِحُوا اْلأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِن فَضْلِهِ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Artinya:

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur: 32).

Selain menjalankan perintah dan anjuran dari Allah dan Rasulullah, dengan menikah kita juga memperoleh keutamaan yang bermanfaat bagi kehidupan dunia maupun akhirat. Salah satu keutamaan menikah adalah menyempurnakan separuh agama. Sesuai dengan yang dijelaskan dalam hadis tentang keutamaan pernikahan yang berbunyi sebagai berikut:

Ilustrasi Khutbah Nikah Kemenag. Foto. dok. Matheus Ferrero (Unsplash.com)

إِذَا تَزَوَّجَ العَبْدُ فَقَدْ كَمَّلَ نَصْفَ الدِّيْنِ ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ البَاقِي

Artinya: “Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.” (HR. Al Baihaqi)

Dalam rangkaian upacara pernikahan, khutbah nikah termasuk sunnah yang penting untuk diamalkan. Umumnya khutbah nikah berisi pengingat bagi semua yang hadir, khususnya bagi mempelai yang sedang melangsungkan pernikahan, tentang betapa pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga. Berikut ini adalah salah satu contoh teks khutbah nikah Kemenag yang dapat dibacakan:

اْليُسْرَى. فَلَمَّا سَكَنَ اِلَيْهَا قَالَتِ الْمَلآئِكَةُ مَهْ يآاَدَمُ حَتَّى تُؤَدِّىَ لَهَا مَهْرًا. قَالَ وَمَا مَهْرُهَا. قَالُوْا أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى مُحَمَّدٍ خَاتَمِ النَّبِيِّيْنَ وَاِمَامِ اْلمُرْسَلِيْنَ, فَوَفىَّ اْلمَهْرَ وَخَطَبَ اْلاَمِيْنُ جِبْرِيْلُ عَلَيْهِ السَّلاَمُ وَزَوَّجَهَا لَهُ عَلَى ذَلِكَ اْلمَلِكُ اْلقُدُّوْسُ السَّلاَمُ. وَشَهِدَ اِسْرَافِيلُ وَمِيْكَآئِلُ وَبَعْضُ الْمُقَرَبِيْنَ بِدَارِالسَّلاَمِ. فَصَارَ ذَلِكَ سُنَّةَ أَوْلاَدِهِ عَلَى تَعَاقُبِ السِّنِيْنَ. أَحْمَدُهُ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوْآ اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَةً وَرَحْمَةً. وَاَشْكُرُهُ اَنْ جَعَلَكُمْ شُعُوْبًا وَقَبَآئِلَ بِالْتَنَاسُلِ الَّذِى هُوَ اَصْلُ كُلِّ نِعْمَةٍ. وَاَشْهَدُ اَنْ لآَاِلَهَ اِلاَّاللهُ مُبْدِعُ نِظَامِ اْلعَالَمِ عَلَى اَكْمَلِ حِكْمَةٍ, لآَاِلَهَ اِلاََّ هُوَ تَبَارَكَ اللهُ رَبُّ الْعَالمَِيْنَ. وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ حَبِيْبُ الرَّحْمنِ وَمُجْتَبَاهُ الْقَائِلُ: حُبِّبَ اِلَىَّ مِنْ دُنْيَاكُمْ النِّسَآءُ وَالطِّيْبُ وَجُعِلَتْ قُرََّةُ عََيْنِى فِى الصَّلاَةِ. وَقَالَ يَامَعْشَرَالشَّباَبِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ اْلبَآءَةَ فَالْيَتَزَوَّجْ. فَطُوْبى لمَِنْ اَقَرَّ بِذَالِكَ عَيْنَ رَسُوْلِ اللهِ صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ وَالتَّابِعِيْنَ, أَماََّّ بَعْدُ فَاِنَّ النِكَاحَ مِنَ السُّنَنِ المَرْغُوْبَةِ الَتِى عَليَهْاَ مَدَارُ الإِسْتِقَامَةِ اِذْ مَنْ تَزَوَّجَ فَقَدْ كَمُلَ نِصْفُ دِيْنِهِ كَمَا اَخْبَرَ ِبذلِكَ الحَِبيْبُ المَبْعُوْ ثُ مِنْ تِهَامَةَ. وَقاَلَ تَنَاكَحوُاْ تَنَاسَلُوْا فَإِنّىِ مُبَاهٍ ِبكُمُ الاُمَمَ يَوْمَ الِقيَامَةِ. وَقَدْ حَثَّ عَلَيْهِ المنَاَّنُ ِبقَوْلِهِ وَاَنْكِحُوْا الاَيَامى مِنْكُمْ وَالصَاِلحِيْنَ. وَهَذَا عَقْدٌ مُبَارَكٌ مَيْمُوْنٌ وَاجْتِمَاعٌ عَلىَ حُصُولِ خَيْرٍ يَكُوْنُ. اِنْ شَآء اَللهُ الَذِى اِذاَ اَرَادَ شَيْئاً اَنْ يَقُوْلَ لَهُ كُنْ فَيَكُوْنُ. أَقُوْلَ قَوْلىِ هذاَ وَأَسْتَغْفِرُاللهَ العَظِيْمَ ِلى وَلَكُمْ وَلِوَالِدَيَّ وَوَالِدِيْكُمْ وَلمِشَاَيخِىِ وَمَشَاِيخِكُمْ وَلِسَائِرِالمُسْلِمِيْنَ فاَسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَالغَفُوْرُ الرَحِيْمُ

Titu dia contoh teks khutbah nikah Kemenag yang dapat dibacakan saat upacara pernikahan. Semoga kita semua diberi kemudahan dalam menjaga keutuhan rumah tangga agar tetap terus bersama hingga di akhirat nanti. (DAP)