Konten dari Pengguna

Tokoh Panitia Sembilan yang Berjasa dalam Dasar Negara Indonesia

Berita Update

Berita Update

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tokoh Paniti Sembilan merupakan perancang Pembukaan UUD 1945 yang menjadi dasar negara Indonesia. Foto: https://pixabay.com//
zoom-in-whitePerbesar
Tokoh Paniti Sembilan merupakan perancang Pembukaan UUD 1945 yang menjadi dasar negara Indonesia. Foto: https://pixabay.com//

Tokoh Panitia Sembilan merupakan tokoh-tokoh yang memprakarsai lahirnya dasar negara Indonesia yang tertuang dalam Piagam Jakarta pada tahun 22 Juni 1945.

Dinamakan Piagam Jakarta karena penandatanganan Piagam tersebut bertepatan dengan tanggal hari jadi kota Jakarta yang juga jatuh pada tanggal 22 Juni, yang kemudian disepakati secara bulat oleh BPUPKI untuk menyebut Preambul/Pembukaan UUD 1945.

Tokoh Panitia Sembilan yang Berjasa dalam Kemerdekaan Indonesia

Isi Piagam Jakarta yang dirumuskan oleh tokoh Panitia Sembilan sama dengan pembukaan UUD 1945 yang kita kenal sekarang. Perbedaannya, pada rumusan sila pertama Pancasila yang terdapat dalam Piagam Jakarta berbunyi: "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari'at Islam bagi pemeluk-pemeluknya".

Sementara dalam pembukaan UUD 1945 yang kita kenal sekarang, berbunyi "Ketuhanan Yang Maha Esa".

Piagam Jakarta ini, menurut Ir. Soekarno yang merupakan Ketua Panitia Sembilan, merupakan hasil kompromi yang dicapai dengan susah payah antara golongan nasionalis dan golongan Islam (Piagam Jakarta 22 Juni 1945 Sebuah Konsensus Nasional Tentang Dasar Negara Republik Indonesia (1945 - 1949), Endang Saifuddin Anshari: 1997).

Panitia Sembilan sendiri merupakan kelompok yang dibentuk pada tanggal 1 Juni 1945, setelah Ir Soekarno menyampaikan rumusan Pancasila. Anggota Panita Sembilan berasal dari Panitia Kecil sidang pertama BPUPKI. Lantas siapa saja tokoh Panitia Sembilan tersebut?

Berikut ini adalah nama-nama tokoh Panitia Sembilan, antara lain:

  1. Ir. Soekarno (ketua)

  2. Drs. Mohammad Hatta (wakil ketua)

  3. Mr. Alexander Andries Maramis (anggota)

  4. Abikoesno Tjokrosoejoso (anggota)

  5. Abdoel Kahar Moezakir (anggota)

  6. H. Agus Salim (anggota)

  7. Mr. Achmad Soebardjo (anggota)

  8. Kiai Haji Abdul Wahid Hasjim (anggota)

  9. Mr. Mohammad Yamin (anggota)

Semoga informasi di atas berguna ya. (Adelliarosa)