Tokoh-Tokoh Penting Penyusun Teks Proklamasi Tahun 1945

·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seluruh rakyat Indonesia tentu sudah sangat tahu bahwasanya teks proklamasi dibacakan oleh Ir. Soekarno. Namun sudahkah kamu tahu siapa saja tokoh-tokoh penyusun teks proklamasi pada tahun 1945 tersebut?
Mengenal tokoh-tokoh penting penyusun teks proklamasi di tahun 1945 merupakan salah satu informasi sentral terkait sejarah yang harus diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia. Agar semakin lengkap, maka kita juga perlu mengetahui bagaimana proses penyusunan teks proklamasi yang berperan sebagai deklarasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia lewat ulasan berikut.
Tokoh Penting Penyusun Teks Proklamasi Tahun 1945
Dikutip dari Tokoh Perjuangan Dunia Soekarno & Roald Amundsen, Dwi Suputra dan Sahanjaya (2017: 12), awal mulanya penyusunan teks proklamasi dilakukan di kediaman Laksamana Tadashi Maeda yang beralamat di Jalan Imam Bonjol Nomor 1. Pada saat itu 3 anggota PPKI (Pantia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) seperti Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan Mr. Achmad Subardjo mulai merancang serta menyusun teks proklamasi dengan konsep awal yang ditulis oleh Soekarno sendiri.
Adapun isi dari teks proklamasi yang tersusun dari buah pemikiran Bung Karno, Moh. Hatta, dan Achmad Subardjo tersebut ialah sebagai berikut:
Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Jakarta, 17 Agustus 1945.
Atas nama Bangsa Indonesia,
Soekarno–Hatta.
Meski isi teks proklamasi tersebut disusun atas pemikiran ketiga anggota PPKI tadi, namun tokoh lain juga memiliki peran penting dalam perumusan teks proklamasi yang dibacakan oleh Ir. Soekarno pada 17 Agustus tersebut. Misalnya saja seperti peran Laksamana Tadashi Maeda, yakni Wakil Komandan Angkatan Laut Jepang yang telah mengizinkan Ir. Soekarno dan tokoh lainnya untuk merumuskan teks proklamasi di kediamannya. Kemudian ada pula Soekarni, tokoh yang mengusulkan bahwa proklamasi sebaiknya hanya ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Moh. Hatta saja sebagai perwakilan Indonesia. Setelahnya ada pula jasa dari Sayuti Melik sebagai tokoh yang mengetikkan teks proklamasi tersebut.
Berkat kerjasama dari tokoh-tokoh penting tadi, maka terciptalah teks proklamasi yang menjadi bukti deklarasi kemerdekaan bangsa Indonesia sebagai negara yang berdaulat. (HAI)
