Ulasan Pengertian dan Contoh Kalimat Opini dan Kalimat Fakta di Bahasa Indonesia

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian dan contoh kalimat opini dan kalimat fakta dipelajari dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Terdapat teks bacaan yang berisi kalimat opini dan juga fakta. Kedua jenis kalimat tersebut memiliki perbedaan yang signifikan.
Kalimat opini biasanya berisi tentang pendapat atau pandangan seseorang. Sementara kalimat fakta berisi tentang peristiwa atau kejadian yang nyata.
Pengertian dan Contoh Kalimat Opini dan Kalimat Fakta di Bahasa Indonesia
Saat mempelajari bahasa Indonesia, murid akan diberikan materi tentang pengertian dan contoh kalimat opini dan kalimat fakta. Kedua istilah tersebut pastinya sudah tidak asing lagi untuk didengar.
Terlebih lagi, kalimat opini dan fakta telah dipelajari sejak duduk di bangku SMP. Lantas apa yang disebut sebagai kalimat opini? Berikut penjelasannya.
1. Kalimat Opini
Dikutip dari buku 99% Sukses Menghadapi UN SMP/MTs 2016, Rossalia, dkk (2015), kalimat opini adalah kalimat yang bersifat subjektif dan belum bisa dibuktikan kebenarannya. Kalimat opini memiliki beberapa ciri antara lain:
Tidak memiliki narasumber
Informasi yang disampaikan belum ada buktinya
Ditandai dengan kata-kata bisa jadi, mungkin, sebaiknya, dan seharusnya
Cenderung deduktif
Berisi pendapat
Menunjukan peristiwa yang belum pasti terjadi
Agar dapat memahami jenis kalimat ini, berikut contohnya:
Makan soto yang hangat lebih nikmat pada saat hujan turun dengan deras
Tidur yang berlebihan bisa menyebabkan kegemukan
Bunga melati adalah bunga yang paling cantik
Rumah yang dibiarkan kosong diyakini akan dihuni oleh banyak hantu yang menyeramkan
2. Kalimat Fakta
Sementara itu, kalimat fakta memiliki pengertian yang berbanding terbalik dengan kalimat opini. Kalimat fakta berisi fakta atau kejadian yang benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan kebenarannya.
Oleh sebab itu, kalimat fakta bersifat objektif, berisi data-data, dan informasinya berasal dari sumber yang kredibel. Berikut contoh dari kalimat fakta yang dapat dipelajari:
Banjir yang terjadi di Beijing, Cina akibat hujan deras mengakibatkan tewasnya 11 orang penduduk.
Vaksin demam berdarah dengue (DBD) telah diperkenalkan oleh WHO sejak tahun 2015
Menurut Kemenkes, penyakit Polio pada anak dapat dicegah dengan menyuntikan vaksin secara lengkap
Dokter Tania membuktikan bahwa karang gigi disebabkan oleh sisa kotoran makanan yang menempel di bagian akar gigi.
Baca juga: Cara Membedakan Fakta dan Opini dalam Suatu Bacaan
Itulah pengertian dan contoh kalimat opini dan kalimat fakta. Semoga penjelasan tersebut dapat membantu murid belajar dan memahami tentang kedua jenis kalimat tersebut. (FAR)
