7 Gorengan Khas Indonesia yang Cocok Disantap Saat Gabut

Membahas isu-isu yang lagi viral
Konten dari Pengguna
6 Mei 2022 16:52
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
7 Gorengan Khas Indonesia yang Cocok Disantap Saat Gabut (2655)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gorengan. Foto: Rifki Alfirahman/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Gorengan merupakan jajanan khas Indonesia. Jajanan tersebut nyaris selalu ada dari Sabang sampai Merauke dan paling cocok disantap ketika sedang tak ada kerjaan atau bersantai di waktu luang.
ADVERTISEMENT
Murah dan mudah ditemukan membuat gorengan populer di berbagai lapisan masyarakat. Belum lagi, gorengan memiliki jenis yang beragam sehingga orang tidak mudah bosan menyantapnya.
Berangkat dari sana, berikut lima gorengan yang cocok disantap saat sedang gabut alias tak ada kerjaan sehingga bosan. Gorengan-gorengan ini pun cocok menjadi teman untuk ngopi.

1. Tahu

7 Gorengan Khas Indonesia yang Cocok Disantap Saat Gabut (2656)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tahu goreng. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Tahu menjadi salah satu gorengan yang paling populer. Makanan berbahan dasar kedelai ini pun diolah menjadi beberapa jenis, seperti misalnya tahu isi. Jadi, tahu akan diisi dengan sayuran dan digoreng dengan tepung.
Kemudian ada juga tahu pong. Berbanding terbalik dengan tahu isi, tahu satu ini justru kosong tengahnya sehingga bagian kulit terasa renyah. Gorengan ini juga diketahui menjadi makanan favorit orang terkaya di Indonesia, Bambang Hartono.
ADVERTISEMENT

2. Cireng

Berbahan dasar aci, gorengan berwarna putih ini juga populer di kalangan masyarakat. Beberapa tahun terakhir warga pun berinovasi dengan menyajikan cireng dengan sambal rujak, membuatnya semakin cocok jadi camilan di saat gabut.

3. Singkong

Mudah dibuat dan cocok di lidah sebagian besar orang Indonesia, tak ayal singkong goreng populer. Selain dimakan polos, beberapa mengolahnya lagi dengan memberikan keju dan susu, menjadi singkong keju.

4. Ubi

Kerap disamakan dengan singkong, ubi goreng memiliki rasa yang cenderung manis. Karena rasanya tersebut, gorengan dari umbi-umbian itu dinilai cocok menjadi teman untuk ngopi di sore hari.

5. Bakwan

7 Gorengan Khas Indonesia yang Cocok Disantap Saat Gabut (2657)
zoom-in-whitePerbesar
Bakwan Foto: Shutter stock
Sebutan bakwan bisa berbeda di tiap daerah. Ada yang bilang ote-ote, beberapa menyebutnya sebagai bala-bala. Meski begitu, cara membuatnya sama, yakni dengan mencampurkan bahan sayuran ke tepung, kemudian menggorengnya sedikit-sedikit.
ADVERTISEMENT
Varian lain dari bakwan adalah dengan menggunakan jagung, dikenal dengan nama bakwan jagung. Tak hanya buat camilan, gorengan satu ini cocok juga jadi lauk nasi untuk menemani sayur bayam serta sambal terasi.

6. Pisang goreng

Dari semua gorengan, boleh dibilang pisang menjadi yang paling populer. Nyaris semua penjual gorengan menyediakan pisang goreng. Kadang digoreng dengan tepung dan bisa juga tidak, rasa manis dan gurih diyakini menjadi sebab pisang goreng populer.
Varian lain dari pisang goreng adalah molen. Sama-sama digoreng, hanya saja pisang molen dilapisi dengan kulit dari adonan tepung yang tebal. Bisa dikatakan pisang molen lebih bikin kenyang daripada yang digoreng biasa.

7. Tempe Mendoan

Merupakan gorengan khas Banyumas, tempe mendoan dibuat dengan cara mencelupkan tempe ke campuran tepung, lalu digoreng setengah matang atau lembek. Disajikan dengan kecap sambal, mendoan cocok sebagai pelengkap nongkrong.
ADVERTISEMENT
Saking populernya, tempe mendoan bahkan sampai ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). (bob)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020