Asal-usul Nama Jari Disebut Jempol hingga Kelingking

Membahas isu-isu yang lagi viral
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asal-usul nama jari mulai dari jempol hingga kelingking tentu masih menjadi pertanyaan besar hingga saat ini. Apalagi, kita sering menyebut nama jari tanpa mengetahui asal-asulnya. Tak ayal, tak sedikit pihak bingung mengapa nama itu disematkan di setiap jari.
Dengan begitu, bagaimana sih sejarah atau asal-usul nama-nama jari hingga akhirnya disebut jempol, telunjuk, jari tengah, jari manis, dan kelingking? Nah, berikut penjelasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.
Jempol atau Ibu Jari atau Thumb
Bentuknya lebar dan pendek ketimbang jari lainnya. Bahkan, jempol hanya memiliki dua ruas jari.
Hal itupun sangat berbeda dengan keempat jari lainnya yang memiliki tiga ruas. Sementara, penamaan jari ini menjadi jempol atau thumb ternyata berasal dari istilah medis.
Disebutkan, jempol memiliki arti sebagai pollex atau ibu jari. Dalam sejarahnya, jempol pertama kali digunakan pada abad ke-12 dan merupakan istilah Proto-Indo-Eropa. Diartikan sebagai 'membengkak' atau 'jari membengkak'.
Jari Telunjuk atau Pointer Finger
Penamaan jari telunjuk atau pointer finger ternyata berasal dari Bahasa Latin yakni indicō.
Jari ini biasanya digunakan untuk menunjuk hingga dinamai sebagai 'telunjuk'.
Jari Tengah
Jari tengah merupakan satu-satunya yang paling panjang atau tinggi dari keempat jari lainnya.
Jari ini juga berasal dari Bahasa Latin yakni digitus madius (jari tengah), atau digitus tertius (jari ketiga).
Jari Manis atau Ring Finger
Jari manis merupakan salah satu jari yang memiliki sejarah panjang hingga disebut jari manis. Jari ini berasal dari Bahasa Mesir Kuno. Penamaan jari manis dimulai sejak abad ke-2 dan disimbolkan sebagai hati atau cinta.
Sebab, dulu kala, penduduk Mesir Kuno mempercayai pembuluh darah ada di jari keempat atau jari manis. Hal inilah mengapa disebut sebagai jari pembuluh darah pasangan karena dianggap berhubungan dengan hati atau cinta.
Hingga kemudian, pada zaman Romawi, jari manis dilambangkan sebagai bentuk cinta seorang pria kepada wanita dengan melambangkan jari manis sebagai tempat cincin atau ring finger.
Tak ayal, jari manis hingga saat ini masih menjadi ring finger akibat pengaruh dari zaman Mesir Kuno hingga Romawi.
Kelingking
Tak banyak yang tahu bahwa penamaan kelingking atau pinkie atau minimus manus pertama kali digunakan oleh orang Skotlandia.
Kata 'pinkie' memiliki arti sesuatu yang kecil. Namun, istilah tersebut ternyata berasal dari 'dutch pink' yang berarti 'kecil'.
Begitulah asal-usul penamaan jari yang ternyata memiliki sejarah panjang hingga disebut jempol, jari telunjuk, jari tengah, jari manis, dan kelinking. (fre)
