News
·
21 Juni 2020 10:15

Motor Ingin Ditarik Paksa, Pengendara Ojol Gelut dengan Debt Collector

Konten ini diproduksi oleh
Motor Ingin Ditarik Paksa, Pengendara Ojol Gelut dengan Debt Collector (46479)
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, Rabu (11/3). Foto: ANTARA FOTO/Fauzan
Kala seorang debt collector atau penagih utang ingin menarik paksa motor pengendara ojek online (ojol), perkelahian tak terelakkan. Bahkan, baku hantam antara keduanya pun sempat terjadi di pinggir jalan.
ADVERTISEMENT
Kejadian tersebut dibagikan oleh akun @viralterkini99 di Instagram. Dalam video tersebut, terlihat pengendara ojol yang sedang mangkal di pinggir jalan tiba-tiba didatangi penagih utang berjaket biru.
Akun yang membagikan video tersebut mengklaim penagih utang itu memukul pengendara ojol ketika meminta paksa motornya, berlokasi di Jalan Raya Kalimalang, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Namun, Mereka merasa rekan satu profesinya sedang terancam, pengendara ojol yang tengah lewat pun berhenti dan menghampiri. Alih-alih mengambil motor, penagih utang tersebut justru dikeroyok dan diseret oleh kawanan ojol.
Motor Ingin Ditarik Paksa, Pengendara Ojol Gelut dengan Debt Collector (46480)
Pertarungan Ojol vs Debt Collector. (Foto: @viralterkini99/Instagram)
"Saat kejadian teman seprofesi korban banyak yang melintas, sontak saja aksi DC (Debt Collector) tersebut memicu amarah ojol lainnya hingga terjadi keributan di lokasi kejadian," sebut akun @viralterkini99.
ADVERTISEMENT
Imbas kejadian tersebut, warga yang berkumpul untuk menonton perkelahian membuat jalanan pun menjadi macet. Beberapa warga pada akhirnya terlihat memisahkan penagih utang itu dari para ojol yang naik pitam.
Hingga kini, video tersebut sudah ditonton oleh ribuan orang. Beragam respon diterima, seperti ucap @aryopriambodo_ yang menyayangkan sikap dari penagih hutang memukul pengendara ojol.
“Sudah pekerjaanya ngeriba, ditambah bonyok, malu lengkap deh. Emang sih ngejalanin tugas tapi ga pake mukul juga kaleeeee,” tulis @aryopriambodo_ di kolom komentar.
Ada juga yang berkomentar dari sudut pandang lain, seperti akun @cantika_ika12 yang mengatakan: “Ya minta maksa pasti ada alesan kali, atau orangnya songong.”
Kemudian ada juga yang menyayangkan tindakan tersebut bisa terjadi, padahal sudah ada imbauan dari presiden mengenai hal tersebut.
ADVERTISEMENT
“Masih pandemi tetep ngotot aja para DC (debt collector), pidato Presiden ga digubris,” kata akun @radhitya.17.
“Pemerintah juga pusing, yang utang salah, yang nagih juga salah. Mau ngelarang penarikan unit di jalan, efeknya yang utang ga bayar merasa bebas. Mau dibolehin kok kayak perampasan motor,” ujar akun @agungch4.(bob)