Wanita Ini Tetap Cinta Meski Pernah Disiram Air Keras Pacarnya, Berakhir Menikah

Membahas isu-isu yang lagi viral
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Viral tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kisah seorang perempuan yang terlalu bucin terhadap pasangannya baru-baru ini menuai sorotan publik. Sebab, perempuan tersebut tetap mau menikahi sang mantan meski wajahnya sempat disiram air keras.
Mengutip Republic World, peristiwa cerita tersebut datang dari Turki, dialami seorang perempuan bernama Berfin Ozek. Disebutkan bahwa Berfin sempat menjadi korban penyiraman air keras oleh sang pacar.
Ketika itu, aksi kejam itu ditengarai oleh hubungan Berfin dan sang pacar yang kandas. Adapun sang pacar yang kesal karena tak terima putus, tiba-tiba menyiramkan air keras ke wajah Berfin.
Peristiwa yang terjadi pada 2019 silam itu pun berakhir dengan Casim Ozan Celtik, mantan pacar Berfin, ditangkap usai dilaporkan ke polisi. Dalam kasus tersebut, Casim dikenakan hukuman kurungan selama 13 tahun.
Sementara sang mantan mendekam di penjara, kondisi Berfin sempat buruk. Wajahnya mengalami luka bakar parah sehingga tak bisa dikenali lagi. Beruntung nyawanya masih bisa selamat.
Hingga tibalah pandemi Covid-19, hukuman Casim berubah dan ia dibebaskan dengan syarat. Setelah keluar penjara, Casim rutin mengirimkan surat kepada Berfin, juga sering meminta maaf.
Anehnya, Berfin justru luluh. Ia pun memaafkan Casim. Bahkan, tak hanya memaafkan sang mantan kekasih, Berfin juga memutuskan untuk menikah dengannya. Tentu keputusan tersebut jadi viral dan mendapat penentangan dari warganet.
Walau begitu, Berfin secara terbuka mengumumkan bahwa ia menerima kembali sang mantan pacar. Keduanya pun akhirnya menikah, yakni pada Desember 2021 ini dan tinggal sebagai pasangan suami istri.
"Kami sering bertukar surat antara satu sama lain. Saya telah memberi diriku padanya. Saya sangat mencintainya dan dia sangat mencintai saya," ujar Berfin.
Ayah Berfin, Yasar Ozek, belakangan mengaku terkejut dengan pernikahan putrinya tersebut. Ia mengaku tak diberi tahu dan baru menyadarinya ketika sudah beredar menjadi pemberitaan.
“Saya sudah berjuang keras bertahun-tahun untuk membelanya, tapi sekarang setiap usaha yang saya lakukan hilang dengan menyakitkan,” kata Yasar.
Sementara pengacara Casim, Ramazan Erdogan menyebut kebebasan kliennya tak ada hubungannya dengan pernikahan keduanya. Semua murni karena kebijakan pandemi di Turki dan bila tidak Casim masih akan tetap dipenjara. (bob)
