Konten Media Partner

95 Kelurahan di Surabaya Sudah Nol Kasus COVID-19, Berikut Daftarnya

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, mengungkapkan hingga Minggu (1/11) sudah 95 Kelurahan di Surabaya yang nol kasus COVID-19. Foto: Humas Pemkot Surabaya
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, mengungkapkan hingga Minggu (1/11) sudah 95 Kelurahan di Surabaya yang nol kasus COVID-19. Foto: Humas Pemkot Surabaya

Hingga Minggu (1/11), sebanyak 95 dari 154 kelurahan di Surabaya tercatat nol kasus COVID-19. Ini tentunya berkat kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Pahlawan.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengungkapkan, 95 kelurahan yang tercatat nol kasus COVID-19. Diantaranya, Tanjungsari, Putat Gede, Sukomanunggal, Simomulyo Baru, Tandes, Balongsari, Asem Rowo, Genting Kali Anak dan Tambak Sarioso. Lalu Tambak Oso Wilangun, Pakal, Babat Jerawat, Sumber Rejo, Jeruk, Lakar Santri, Lidah Kulon.

Kemudian Kelurahan Lidah Wetan, Sumur Welut, Made, Bringin, Peneleh, Kapasari, Genteng, Ketabang, Embong Kalisasin, Tegal Sari, Tembok Dukuh, Jepara, Alun-alun Contong, Gundih, Bubutan, Tambak Rejo, Simo Kerto, Kapasan, Simo Lawang, Sidodadi, Perak Timur, Nyamplungan, Krembangan Utara, Bongkaran, Perak Utara, Pegirian, Ujung, Ampel, Kemayoran, Dupak, Morokrembangan, Kedung Cowek, Sukolilo Baru, Tanah Kalikedinding, dan Sidotopo Wetan.

Selanjutnya Kelurahan Bulak Banteng, Tambak Wedi, Rangkah, Tambak Sari, Ploso, Pacar Keling, Pucang Sewu, Airlangga, Kali Rungkut, Rungkut Kidul, Medokan Ayu, Penjaringan Sari, Wonorejo, Panjang Jiwo, Kendang Sari, Kutisari, Gunung Anyar, Gunung Anyar Tambak, Rungkut Menanggal, Menur Pumpungan, Nginden Jangkungan, Klampis Ngasem, Gebang Putih, Medokan Semampir, Mulyorejo, Kejawan Putih Tambak, Sutorejo, Kalisari, Kalijudan, Sawahan, Kupang Krajan, Jagir, Darmo, Karang Pilang, Kedurus, Dukuh Kupang, Dukuh Pakis, Pradah Kali Kendal, Gayungan, Ketintang, Dukuh Menanggal, Margorejo, Kebon Sari, dan Jambangan.

Pemkot, lanjut pria yang karib disapa Febri ini, akan semaksimal mungkin mempertahankan kelurahan yang nol kasus tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan terus berusaha menambah jumlah nol kasus di berbagai kelurahan yang tersebar se-Surabaya.

“Alhamdulillah sudah semakin banyak angka nol kasus di berbagai kelurahan. Artinya, kasus ini semakin dapat terkendali,” kata Febri, dalam keterangan tertulis yang diterima Basra, Senin (2/11).

Febri lantas menjelaskan, sejumlah langkah diambil untuk mempertahankan nol kasus itu. Diantaranya, dengan cara melakukan sosialisasi protokol kesehatan (prokes), Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) mulai dari tingkat lingkungan RT/RW, Kelurahan, hingga Kecamatan, serta melibatkan Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo.

“Sosialisasi prokes ini penting dilakukan secara terus menerus agar warga tetap disiplin. Sehingga tujuan mengendalikan dan memutus mata rantai juga dapat tercapai. Kami juga tetap lakukan swab secara masif,” jelasnya.

Selain bertambahnya nol kasus, kabar baik juga datang dari jumlah kesembuhan pasien yang mengalami peningkatan setiap harinya. Bahkan, kasus aktif atau pasien terkonfirmasi pun terus menurun.

Berdasarkan data per hari Minggu (1/11), jumlah pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh sudah mencapai 14.714 kasus atau 92,12 persen.

“Dari angka itu, hingga hari Minggu kasus aktif tinggal 91 pasien. Rinciannya, yakni rawat jalan 10 kasus, rawat inap 33 kasus, Hotel Asrama Haji 41 kasus, dan RS Lapangan 7 kasus,” tukasnya.