Konten Media Partner

Agar Anak Gemar Menabung, Ini Kebiasaan yang Perlu Dilakukan

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra

Gendhis Siti Ramadhania tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya kala bisa mencoba mesin ATM. Maklum saja, siswa yang duduk di bangku kelas 5 SD ini belum pernah mencoba secara langsung menggunakan mesin ATM.

"Senang banget, karena kita dijelaskan tentang cara menabung, apa itu kartu ATM, sampai menggunakan mesin ATM-nya. Karena biasanya kan hanya melihat saja," ucap Gendhis pada Basra, Selasa (14/2).

Bersama ratusan siswa yang lain, Gendhis sedang mengikuti kegiatan Tour De Bank CIMB Niaga Goes To School 2023 di SD Al-Muttaqien Surabaya.

Saifuddin Ghazali selaku Assistant Manager CIMB NIAGA Surabaya mengatakan, kegiatan ini sengaja ia lakukan karena pihaknya ingin mengenalkan terkait literasi keuangan pada anak-anak.

Misalnya saja memperkenalkan tabungan anak, bagaimana cara menabung, apa itu PIN, hingga cara mengambil uang di mesin ATM.

"Karena anak-anak sekarang itu kan sudah paham terkait digital dan mereka sudah wajib mengetahui bagaimana tentang perbankan secara digital," tuturnya.

Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra

Ia mengungkapkan, bahwa literasi keuangan atau finansial ini perlu diberikan pada anak-anak. Pasalnya, anak-anak harus mulai menabung untuk dana pendidikannya ke depan.

"Menabung di usia dini sangat penting sekali. Mereka ini kan dibekali uang saku orang tuanya, dan uang saku itu jika ada sisa bisa mereka gunakan untuk menabung sebagai tabungan pendidikan ke jenjang berikutnya," jelasnya.

Tak hanya itu, Saifuddin juga membagikan tips agar anak-anak mulai gemar menabung. Salah satunya yakni dengan mulai membiasakan mereka menyisakan sebagian uang sakunya untuk dimasukkan dalam tabungan.

"Semoga dengan adanya edukasi dari kami, mereka pandai dan paham terkait menabung dan perbankan, sehingga mereka ini bisa menyiapkan tabungannya di masa mendatang," tukasnya.

Diketahui, selain memberikan edukasi, pihaknya juga mengajak para siswa untuk bermain game dan melakukan daur ulang guna menjaga lingkungan.

Selain itu, para siswa yang hadir juga mendapatkan nomor rekening dan buku tabungan dengan jumlah saldo Rp 100 ribu.