AHCC Kukuhkan Posisi Sebagai Rumah Sakit Kanker Berstandar Internasional
·waktu baca 2 menit

Adi Husada Cancer Center (AHCC) Surabaya semakin mengukuhkan posisinya sebagai rumah sakit berstandar internasional. Hal ini setelah secara resmi AHCC telah berkolaborasi dengan jaringan Asia One Healthcare.
"Per 17 April kemarin Adi Husada Cancer Center (AHCC), pusat layanan kanker dari Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan, resmi berkolaborasi dengan Asia One Healthcare," tukas Dr Silvia Haniwijaya T,M.Kes, General Manager AHCC, disela corporate, insurance, community, dan media gathering bertema 'Sinergi dalam Meningkatkan Kesadaran Menghadapi Kanker Paru dengan Radioterapi Mutakhir', Jumat (25/4).
Dr Silvia melanjutkan, Asia One Healthcare adalah identitas baru dari Columbia Asia Healthcare, perusahaan induk yang mengelola jaringan fasilitas kesehatan di kawasan Asia. Asia One Healthcare menyatukan beragam rumah sakit, termasuk Ara Damansara Medical Centre, Bukit Tinggi Medical Centre, dan jaringan Columbia Asia Hospital, serta mengelola tiga RS Premier di Indonesia.
"RS Premier itu rumah sakit umum, sedangkan kami di AHCC lebih spesifik pada layanan kanker," terangnya.
Sementara itu dalam gathering tersebut, AHCC mengangkat tema terkait kanker paru. Ini sesuai dengan permintaan dari sejumlah korporate yang menjadi relasi AHCC.
"Kegiatan seperti ini rutin kami gelar sejak 2023. Nah kita selalu menawarkan ke korporate, mau membahas tema apa? Jadi pembahasan terkait kanker paru ini sesuai dengan permintaan mereka," jelas Dr Silvia.
Dr Silvia menuturkan, acara gathering ini untuk mempererat relasi dengan rekanan kerja sama, sekaligus memberikan informasi terkini layanan unggulan AHCC.
Pada acara gathering ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni dr. Dyah Erawati, Sp.Rad., Sp.Onk. Rad (K) Dokter Spesialis Radiologi dengan Sub Spesialis Onkologi Radiasi dan dr. Prayudi Tetanto, Sp.P,FCCP,FISR. Dokter Spesialis Paru.
Diskusi dengan para pakar yang dimoderatori oleh dr. Ni Made Saraswati ini berlangsung gayeng. Antusiasme para peserta cukup tinggi dengan banyaknya lontaran pertanyaan seputar kanker.
