Ambruknya Bangunan di Ponpes Sidoarjo, Santri Surabaya Jadi Korban Meninggal
·waktu baca 1 menit

Musala di asrama putra Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, ambruk pada Senin (29/9) sekitar pukul 15.00 WIB. Tragedi terjadi saat santri melaksanakan salat asar berjemaah di bangunan tiga lantai yang masih dalam tahap pembangunan. Akibat tragedi tersebut, puluhan santri terjebak di reruntuhan bangunan.
Tercatat 25 santri asal Surabaya menjadi korban dari runtuhnya bangunan di ponpes tersebut.
Ketua Tim Kerja BPBD Surabaya Arif Sunandar mengungkapkan, sembilan santri asal Surabaya dilarikan ke RS Islam Siti Hajar Sidoarjo. Satu di antaranya meninggal dunia.
Korban meninggal dunia atas nama Maulana Affan Ibrahimafic (15), warga Kalianyar Kulon, Kelurahan Pabean, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. Ibrahim telah dibawa pulang dari rumah sakit ke kediamannya.
“Delapan korban yang luka ringan kami komunikasikan dengan keluarga, boleh pulang,” kata Arif, Selasa (30/9).
Sedangkan 16 korban lainnya dirawat di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo. Dari jumlah tersebut, 14 di antaranya luka ringan dan dua lainnya luka berat.
