Arya Ramadhan, Jawara Bela Diri dari SD Al Falah Surabaya

Kecintaan M. Arya Ramadhan pada dunia pencak silat memang tak perlu diragukan lagi. Maka tak heran, jika kini Arya telah mahir melakukan berbagai macam gerakan bela diri tapak suci.
Bahkan, sejak satu tahun menekuni olahraga tersebut, bocah 12 tahun ini telah berhasil meraih beragam prestasi.
Yang terbaru, ia berhasil menyabet juara II dalam ajang Surabaya Tapak Suci Competition (STSC) 2020 se Jawa Timur pada 10-12 Februari 2020 lalu dalam kategori tanding.
"Jadi waktu lomba strategi yang saya gunakan nunggu lawan nyerang baru nyerang. Kalau lawan nendang saya jatuhkan. Karena skornya ditentukan dari pukulan, tendangan dan bantingan," jelas Arya pada Basra, Jumat (28/2).
Arya bercerita, awal mula tertarik menekuni olahraga bela diri karena terinspirasi dari sang ayah yang merupakan seorang atlet pencak silat.
Selain itu, ia juga mengungkapkan jika dengan latihan bela diri dapat melindungi dirinya dan membantu orang-orang di sekitarnya.
"Jadi misal kalau ada yang enggak baik kan bisa digunakan buat menjaga diri. Terus bantuin orang-orang yang dalam situasi bahaya. Terus buat ngembangin bakat biar berprestasi," jelasnya.
Ketika ditanya lebih lanjut terkait jadwal latihannya, siswa yang duduk dibangku kelas 5 SD Al Falah Surabaya ini mengaku rutin seminggu sekali latihan dengan durasi sekitar 1 jam.
"Kan waktu latihan ada sendiri, waktunya belajar sendiri. Jadi nggak mengganggu kegiatan sekolah," ungkap bocah kelahiran Surabaya, 22 september 2008 ini.
Ke depan, Arya pun berharap bisa mengikuti kompetisi lainnya dan mendapatkan prestasi hingga ke tingkat internasional.
"Karena saya ingin jadi atlet yang bisa membanggakan orang tua, sekolah, dan negara. Untuk itu saya akan terus berlatih dengan sungguh-sungguh untuk mencapai impian saya," tutupnya.
Diketahui, beberapa prestasi lain yang pernah diraih Arya adalah juara 2 diajang Kota Pahlawan Championship I 2019 dan juara 3 Surabaya Surabaya Tapak Suci Competition 2018.
