Konten Media Partner

Belajar Aksara Jawa Lewat Ubaya Online Summer Program 2021

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Belajar Aksara Jawa Lewat Ubaya Online Summer Program 2021
zoom-in-whitePerbesar

Sebanyak 625 mahasiswa asing dari 12 negara di Asia, Afrika, dan Amerika mengikuti kegiatan Ubaya Online Summer Program 2021 dengan tema 'Creative Industries: During the COVID-19 Pandemic'.

Dalam kegiatan tersebut para peserta dari beragam universitas terkemuka di dunia belajar menulis aksara Jawa secara virtual.

Direktur Kerjasama Kelembagaan Ubaya, Adi Prasetyo Tedjakusuma, mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud konsistensi pelaksanaan program Mobility Without Movement yang telah dicanangkan Ubaya untuk tetap menjalankan program mobilitas mahasiswa di tengah pandemi COVID-19.

"Sesuai dengan tema yang diusung, selama lima hari mahasiswa asing mempelajari beragam materi mengenai industri kreatif di masa pandemi COVID-19 yang berkaitan juga dengan kesenian serta kebudayaan di Indonesia. Salah satunya yaitu sesi Javanese Calligraphy. Pemilihan tema ini sejalan dengan keyakinan pemerintah Indonesia bahwa sektor industri kreatif merupakan salah satu sektor yang dapat bertahan di tengah pandemi," kata Adi, Kamis (8/7).

Dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Ubaya ini menuturkan, jika sektor industri kreatif tidak lepas dari budaya dan kearifan lokal Indonesia. Oleh sebab itu, tulisan aksara Jawa dipilih untuk menunjukkan hal tersebut.

Pada sesi Javanese Calligraphy, mahasiswa asing diajarkan cara membaca dan menulis 20 huruf aksara Jawa atau biasa disebut Hanacaraka atau aksara Carakan beserta pasangannya (sandhangan).

Setelah itu, peserta Ubaya Online Summer Program 2021 mencoba menulis nama panggilan mereka masing-masing dalam huruf aksara Jawa.

Sementara itu, Christabel Annora Paramita Parung, dosen FIK Ubaya sekaligus pemateri Javanese Calligraphy mengatakan, bahwa aksara Jawa merupakan salah satu aksara tradisional nusantara yang perlu dilestarikan dan diperkenalkan kepada dunia.

“Semoga sesi kelas ini memberikan pengalaman yang baik sehingga mereka menjadi tertarik untuk terus belajar aksara Jawa dan mengenalkannya kepada teman-teman di negara mereka masing-masing,” tuturnya.

Selain mengajarkan tulisan aksara Jawa, dirinya juga menceritakan secara singkat asal mula atau sejarah tulisan aksara Jawa kepada peserta Ubaya Online Summer Program 2021.

Ia menuturkan, tulisan aksara Jawa erat kaitannya dengan legenda Aji Saka seorang kesatria Jawa Tengah dari Majethi. Konon menurut legenda, tulisan aksara Jawa ini ada untuk mengenang kesetiaan kedua abdinya yaitu Dora dan Sembada.

Pada setiap baris aksara Jawa memiliki bunyi yang mengandung arti. Pada baris pertama, berbunyi ha-na-ca-ra-ka yang berarti ana utusan (ada utusan). Baris berikutnya, berbunyi da-ta-sa-wa-la yang berarti padha kekerengan (sama-sama menjaga pendapat).

Selanjutnya, berbunyi pa-dha-ja-ya-nya yang berarti padha digdayané (sama-sama sakti). Baris terakhir, berbunyi ma-ga-ba-tha-nga yang berarti padha dadi bathangé (sama-sama menjadi mayat atau mati).

“Semoga kegiatan Ubaya Online Summer Program 2021 dapat bermanfaat, memberikan wawasan sekaligus pengalaman yang menyenangkan dalam mengenal kesenian dan kebudayaan yang ada di Indonesia,” pungkasnya.

Diketahui, selain belajar kebudayaan Indonesia, para peserta juga diajak untuk mengenal dan mengetahui beragam keindahan alam, makanan nusantara hingga destinasi wisata bersejarah di sesi Wonderful Indonesia and Pesona Surabaya.