Konten Media Partner

Berlibur ke Kampung Pelangi, Rumah Para Nelayan yang Kreatif dan Banyak Prestasi

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Berlibur ke Kampung Pelangi, Rumah Para Nelayan yang Kreatif dan Banyak Prestasi
zoom-in-whitePerbesar

Kawasan Surabaya Utara yang merupakan wilayah pesisir dan menjadi area pelabuhan menyimpan potensi wisata yang menarik. Keberadaan Kampung Pelangi misalnya. Terletak di kawasan Jalan Greges Timur gang Bunyuk Indah, kehadiran Kampung Pelangi cukup menyedot perhatian warga Surabaya dan sekitarnya.

Setiap hari hilir mudik pengunjung mendatangi kampung yang dihuni 52 Kepala Keluarga (KK) ini. Disebut Kampung Pelangi karena bangunan rumah warga di kawasan ini yang dicat warna – warni.

"Kampung Pelangi ini berada di RT 03 RW 02 Greges Timur Gang Buyuk Indah, Kelurahan Tambak Sarioso, Kecamatan Asemrowo," kata Ketua RW setempat, Eko Prasetyo, saat ditemui Basra, Kamis (30/12).

Lebih lanjut diungkapkan Eko, sebelum menjelma sebagai Kampung Pelangi, di tahun 2018-2020 kampung ini telah meraih berbagai penghargaan. Di antaranya juara Kampung Merdeka dari Sampah, juara Surabaya Green and Clean, Surabaya Smart City, Kampung Hidroponik, Kampung Kesetaraan Gender, hingga Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo.

"Kemudian pada awal tahun 2021, tepatnya bulan Maret kami mendapatkan dana CSR dari PT Pelindo III. Tak ingin menyia-nyiakan peluang, kami bahu-membahu menyulap kampung ini menjadi Kampung Pelangi," jelas Eko.

Cat warna-warni menghiasi dinding dan genteng rumah warga sehingga memunculkan kesan warna pelangi.

Dikatakan Eko jika mata pencaharian sebagian warga Kampung Pelangi adalah pelayan. Sedangkan sisanya sebagai pekerja darat, yang mencakup buruh pabrik hingga petani tambak garam dan ikan yang lokasi tambaknya tak jauh dari Kampung Pelangi.

Setelah menjelma menjadi Kampung Pelangi, Eko tak menampik jika imbasnya mampu meningkatkan perekonomian warga.

"Kami kan juga ada Anjungan Kampung Pelangi. Nah, dari situ warga dapat penghasilan tambahan karena ada sentra UMKM yang bisa menjadi tempat warga berjualan. Ada juga wisata perahu," pungkas Eko.