Cerita Alika dan Nayla, Artis Gen Z yang Harus Perankan Perempuan Jawa Kuno
·waktu baca 2 menit

Film 'Gowok: Kamasutra Jawa' yang mengambil latar peristiwa tahun 1950an turut sederet menampilkan artis Gen Z, di antaranya Alika Jantinia dan Nayla Purnama.
Di sela kunjungannya ke Surabaya pada Rabu (28/5) kedua artis belia ini membagikan cerita serunya saat syuting film karya Hanung Bramantyo itu.
Dalam film ini, Alika yang berperan sebagai Ratri muda mengaku mendapatkan banyak pelajaran terkait bagaimana peran perempuan, seksualitas, bahasa hingga pendalaman emosi melalui film "Gowok."
“Aku pas baca (skrip) ini kok komplek banget, insightfull banget dan menurutku ini film perempuan untuk laki-laki, jadi menarik banget ceritanya dibawain,” ujarnya.
Ia menceritakan, selama proses syuting yang dilakukan hampir satu bulan lamanya di Yogyakarta, para pemain mendapatkan pendalaman bahasa Jawa. Khususnya bahasa Ngapak yang juga dikenal sebagai dialek Banyumasan.
“Lumayan dalam prosesnya dan didatangkan juga orang Purbalingga asli yang menemani kami pada saat belajar dialek,” tuturnya.
Dalam film ini, Alika juga mengaku harus mendalami gestur seorang Ratri yang harus berhadapan dengan priyayi.
“Aku juga kan Gen Z yang (tubuhnya) biasa bergerak semua sedangkan sosok Ratri tidak seperti itu. Apalagi berhadapan dengan priyayi yang beda kasta, harus merunduk, bersimpuh, ngomong pun tidak banyak gerak tubuh. Jadi itu sih, kita jadi banyak tahu tentang tradisi,” terang dara kelahiran 2001 ini.
Keseruan dan tantangan proses syuting juga dirasakan oleh Nayla Purnama yang berperan sebagai Sri, anak angkat lainnya dari Nyai Santi.
Ia mengaku film ini menjadi kali pertamanya tampil di film berlatar tahun 1960an.
Senada dengan Alika, karakter yang berbeda dengan kehidupan sekarang sebagai gen Z, serta tradisi sebagai perempuan Jawa kuno yang harus menjaga laku berhadapan dengan bangsawan, menjadi tantangan bermain peran di film ini.
"Aku kan gen Z, awalnya enggak tahu Gowok itu apa, terus cari tahu. Banyak ilmu juga yang aku dapatkan, terutama bagaimana kita berhadapan sama bangsawan, gestur tubuh, matanya nggak boleh lihat langsung dan bersimpuh lama. Akhirnya tahu dan banyak ilmu baru,” terangnya.
Selain artis muda, film yang diproduksi oleh MVP Pictures dan Dapur Films ini juga dibintangi sederet artis beken lainnya, seperti Raihaanun, Reza Rahadian, Lola Amaria, Donny Damara, Djenar Maesa Ayu, hingga Slamet Rahardjo.
