Dimas Abhiyasa, Siswa Kelas 5 SD Sukses Budidaya 15.800 Aloe Vera dalam 6 Bulan
·waktu baca 3 menit

Siswa kelas 5 SDN Rungkut Menanggal I/582 Surabaya, Dimas Abhiyasa Wibowo, berhasil membudidayakan 15.800 tanaman lidah buaya atau aloe vera di sekolah dan rumahnya di kawasan Rungkut.
Aksi anak kelahiran 7 Mei 2012 ini berawal ketika dirinya mengamati banyak aloe vera yang tidak terawat di sekitar rumahnya.
Mengetahui banyaknya manfaat yang terkandung di dalam aloe vera, membuatnya tertarik untuk mengambil proyek lingkungan ini.
Aktivitas proyek lingkungan ini berawal dari Dimas ditunjuk untuk mewakili sekolah dalam pemilihan pangeran dan putri lingkungan hidup 2023 yang diadakan oleh TUNAS HIJAU. TUNAS HIJAU sendiri merupakan organisasi yang konsisten terhadap kampanye pelestarian lingkungan hidup, sadar iklim dan tanggap bencana.
Kegigihan dan keuletan Dimas dalam melakukan budidaya aloe vera mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya yakni ibunya R. Vena Amelia dan ayahnya Dwi Wibowo R.
“Kami bangga dan sangat mendukung proyek lingkungan Dimas. Sebagai orang tua, kami selalu memberikan support dan turut terjun ke dalam proyek tersebut memberikan teladan sebagai wujud aksi nyata peduli lingkungan menghijaukan lingkungan dengan menanam aloe vera,” ungkap Vena Amelia.
Selain orang tuanya, ia juga mendapat dukungan dari warga sekitar lingkungan rumah dan juga sekolah di mana ia belajar.
Kepala Sekolah SDN Rungkut Menanggal I/582 Surabaya, Ika Suci rahayu,S.Pd, M.Pd mengatakan, “Dimas sudah menunjukkan kepedulian lingkungan sejak awal kelas 4, karena sering mengikuti aksi pengumpulan sampah, pemilahan dan penghijauan di sekolah. Dari keaktifan Dimas inilah, dia dipercaya mewakili sekolah untuk menjadi duta lingkungan hidup di sekolahnya," kata Ika.
Dimas juga mengajak masyarakat di RW-nya untuk aktif merawat tanaman aloe vera hasil budidayanya di rumah masing-masing. Bahkan ia mempunyai 7 kampung binaan aloe vera.
Anak yang terkenal aktif di sekolah ini telah mempunyai 5 produk olahan aloe vera di antaranya adalah minuman, puding, herbal tea, sabun dan shampoo aloe vera, ia bahkan telah bekerja sama dengan 2 UMKM di lingkungannya untuk turut mengolah dan memasarkan produk olahan aloe vera. Selain itu, Dimas juga aktif mensosialisasikan proyeknya pada 10.250 orang warga.
Harapan terbesarnya adalah bisa membuat beberapa Kampung Aloe Vera lagi serta mengajak kerja sama warga dan UMKM untuk mengolah aloe vera menjadi produk olahan yang kaya manfaat.
“Waktu yang dihabiskan untuk bertanam dan merawat tumbuhan tidak pernah bisa disebut membuang waktu.” Ungkap Dimas.
Di sisi lain, Dimas diketahui juga merupakan siswa cerdas di sekolahnya yang memiliki banyak prestasi, di antaranya ia pernah memenangkan juara 2 Lomba Menulis Cerpen se-Surabaya Timur di tahun 2022 dan juara 2 Lomba Cerdas Cermat PAI se-Surabaya tahun 2023.
Untuk mengenal Dimas lebih jauh bisa kunjungi akun media sosial Instagramnya @dimasabhiyasa.
