Duel Klasik Persebaya VS Persija di GBT, Ada Kuliner Rujak Cingur dan Ketoprak
·waktu baca 2 menit

Persebaya Surabaya akan menjamu Persija di pekan ke-9 Super League 2025/2026, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (18/10) malam.
Duel klasik tersebut akan menghadirkan nuansa berbeda, dengan kehadiran kuliner rujak cingur dan ketoprak di tribun penonton. Dua kuliner khas daerah masing-masing ini menjadi simbol persaudaraan suporter Surabaya dan Jakarta, sesuai tema laga kali ini yang bertajuk #SubJktAdem.
“Menu ketoprak dan rujak akan kami hadirkan di kawasan gate 18, sisi timur Stadion Gelora Bung Tomo,” ujar Media Officer Persebaya, Jonathan Yohvinno, (17/10).
“Semoga bisa dinikmati dan memberikan kenangan berkesan untuk semua suporter yang hadir di stadion,” sambungnya.
Rujak cingur adalah makanan khas Jawa Timur, terutama Surabaya, yang terbuat dari irisan cingur (mulut sapi) yang direbus dan dicampur dengan buah-buahan, sayuran, tahu, tempe, lontong, dan bumbu petis udang.
Sedangkan ketoprak adalah hidangan khas Betawi yang terdiri dari lontong, tahu goreng, bihun, tauge, dan telur rebus, yang disiram bumbu kacang gurih dan manis, serta taburan kerupuk dan kecap manis.
Manajemen Persebaya berharap, hadirnya dua kuliner tersebut menjadi jembatan persaudaraan antar-suporter, terutama Bonek dan Jakmania, yang selama ini telah menjadi ikon fanatisme dalam perjalanan dunia sepak bola Indonesia.
Sementara itu, Polrestabes Surabaya telah memberikan izin kuota 35.000 penonton untuk duel klasik tersebut.
