Elf VS KA di Lumajang, Reuni Pertama yang Merenggut Nyawa Totok

Konten Media Partner
21 November 2023 6:57 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kediaman mendiang Totok, salah satu korban tabrakan Elf VS KA Probowangi. Foto-foto: Masruroh/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Kediaman mendiang Totok, salah satu korban tabrakan Elf VS KA Probowangi. Foto-foto: Masruroh/Basra
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Jenazah Sukarnoto (56), salah satu korban tewas tabrakan Elf versus KA Probowangi di perlintasan KA Dusun Prayuana, Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Minggu (19/11) malam, telah dimakamkan pada Senin (20/11) siang di TPU Jarak, Surabaya. Kepergian pria yang kerap disapa Totok itu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarganya. Apalagi Totok meninggal dunia secara tragis.
ADVERTISEMENT
"Ya semua orang memang akan meninggal, tapi nggak nyangka kalau ayah akan pergi secepat ini," ungkap Amel, anak keempat Totok, saat ditemui Basra di rumah duka,
Putat Jaya C Timur gang I, Senin (21/11) sore.
Dengan menahan tangis, gadis 19 tahun itu bercerita tentang nasib tragis yang harus dialami sang ayah. Menurut Amel, sang ayah pergi ke Banyuwangi bersama teman-teman semasa SMA. Menumpang minibus Elf, mendiang Totok dan rekan-rekannya yang merupakan alumni SMA Indah Mardi Surabaya, berangkat ke Banyuwangi pada Sabtu (18/11) malam.
"Ada acara reuni di Banyuwangi. Ayah baru pertama kali ini ikut acara reuni sekolah di luar kota. Biasanya ayah nggak mau datang kalau ada acara reuni di luar kota. Acara reuni di Surabaya saja, ayah sering nggak ikut," tutur Amel seraya terisak.
ADVERTISEMENT
Amel, anak keempat mendiang Totok.
Amel tak menyangka jika kepergian sang ayah menghadiri acara reuni di luar kota untuk pertama kalinya itu justru merenggut nyawa sang ayah. Totok tewas setelah minibus Elf yang ditumpanginya ditabrak KA Probowangi pada hari Minggu (19/11) malam di jalur perlintasan KA tanpa palang pintu di Lumajang.
Setiap kali mengenang sosok sang ayah, Amel tak kuasa menahan tangis. Bagi Amel, Totok adalah sosok ayah yang perhatianperhatian meski Amel telah beranjak dewasa.
"Kan saya habis beli motor, ayah selalu ngingetin kalah misal motornya enggak enak disuruh bilang ke ayah biar dibenerin sama ayah. Ayah juga selalu ngingetin Amel untuk beli jas hujan, ini kan sudah mau musim hujan," kenang gadis berambut panjang ini.
ADVERTISEMENT
Amel mengungkapkan jika tak lama lagi sang ayah akan masuk masa pensiun. Amel mengatakan, jika keseharian sang ayah bekerja sebagai sopir ambulans Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya.
"Iya sudah mau pensiun, tapi ayah sudah keburu enggak ada," tukasnya.
Totok merupakan salah satu penumpang minibus Elf yang terlibat kecelakaan dengan KA Probowangi. Selain Totok, kecelakaan tersebut juga merenggut nyawa 10 penumpang lainnya. Sedangkan 4 penumpang yang selamat mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan di Lumajang.