Gara-gara Mama Suka Masak Ayam Betutu, Keyva Budidayakan Ribuan Serai
·waktu baca 2 menit

Lemon grass atau daun serai merupakan salah satu komponen wajib saat memasak ayam betutu. Menu ini pula yang rutin dimasak ibunda Niluh Gede Ketut Keyva Richie Valerina Atmaja, siswi kelas V SDN Rungkut Menanggal I/58. Hingga Keyva pun memiliki ide untuk membudidayakan tanaman serai.
"Saya kan dari keluarga Bali dan mama suka sekali masak ayak betutu. Jadi saya dapat ide buat menanam daun serai agar bermanfaat buat mama memasak," tutur Keyva saat dijumpai Basra disela Pameran Job Creation Pramuka Produktif, Selasa (15/11).
Hingga saat ini Keyva mengaku sudah memiliki 14.500 tanaman serai. Ribuan tanaman serai itu ditanam Keyva di sebuah lahan kosong tak jauh dari tempat tinggalnya.
"Sebelumnya minta izin dulu sama pengurus kampung mau menanam tanaman di lahan kosong itu. Selain serai, lahan kosong itu juga ditanami Rosella sama kakak saya," jelas Keyva.
Ribuan tanaman serai itu lantas diolah Keyva menjadi berbagai produk. Di antaranya minuman, hand sanitizer, sabun, hingga lilin aromaterapi.
"Ada juga sambel lemon grass, peyek lemon grass, sampai minyak urut dan bros lemon grass," imbuh Keyva.
Aneka produk berbagai serai buatan Keyva itu dijual mulai harga Rp 5.000 hingga Rp 20.000. Keyva mengaku produk yang laris adalah minuman, hand sanitizer, dan minyak urut.
Tanaman serai memiliki banyak manfaat. Selain batangnya dapat diminum sebagai wedang, daun serai juga dapat diekstrak menjadi minyak atsiri yang juga dapat menghangatkan tubuh. Batang tanaman ini juga dapat menghilangkan racun dari dalam tubuh. Kandungan dalam batang serai mampu menetralisir racun.
Serai bisa tumbuh di lahan kurang subur, dan bisa dimanfaatkan sebagai tanaman konservasi penutup lahan.
