Konten Media Partner

Hanya 2,8 Persen Masyarakat Indonesia yang Gosok Gigi Secara Benar

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) Drg. Usman Sumantri, MSc. Foto: Masruroh/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) Drg. Usman Sumantri, MSc. Foto: Masruroh/Basra

Menggosok gigi dengan cara yang benar merupakan salah satu cara untuk mencegah berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut. Sayangnya, sebagian besar masyarakat Indonesia belum menggosok gigi dengan benar.

Mengutip data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2022, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) Drg. Usman Sumantri, MSc mengungkapkan jika 97 persen masyarakat Indonesia sudah menggosok gigi. Sayangnya hanya 2,8 persen saja yang menggosok gigi secara benar.

"Masih kecil angkanya masyarakat Indonesia yang menggosok gigi secara benar. Padahal ini menjadi cara mencegah masalah kesehatan gigi dan mulut," ujar Usman disela peluncuran Bus Periksa Gigi Keliling di Surabaya, (15/5).

Usman menegaskan perlu adanya peningkatan edukasi kepada masyarakat untuk menggosok secara benar. Ia pun mengapresiasi langkah PT Lion Wings yang meluncurkan bus pemeriksaan gigi gratis tersebut.

Layanan bus periksa gigi keliling.

"Kami menyambut baik (peluncuran bus pemeriksaan gigi gratis) ini karena selaras dengan misi PDGI dalam memperluas jangkauan layanan dan edukasi kesehatan gigi di seluruh Indonesia. Edukasi dan layanan seperti ini sangat dibutuhkan dan menjadi langkah nyata untuk menjawab tantangan (permasalahan kesehatan gigi dan mulut) tersebut,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama Aurelia Venny, Group Brand Manager Oral Care PT Lion Wings, menyampaikan bahwa tingkat kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kesehatan gigi masih perlu ditingkatkan.

“Masih banyak masyarakat yang tidak memprioritaskan kesehatan gigi dan baru datang ke dokter gigi ketika sudah merasa sakit atau gejalanya sudah memburuk. Padahal, kesehatan gigi sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan," ujar Aurelia.

"Melalui program ini, kami ingin mengedukasi masyarakat agar lebih peduli dan rutin memeriksa gigi dan menjaga kebersihannya sejak dini. Kami berharap, dengan berkolaborasi dengan PDGI, Bus Periksa Gigi Keliling dapat mewujudkan #GigiKuatIndonesia dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah,” sambungnya.

Bus Periksa Gigi Keliling ini dilengkapi dengan fasilitas pemeriksaan gigi modern seperti Monitor Intra Oral Camera, area edukasi interaktif, serta materi promosi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini.