Ini Jumlah Kalori yang Dibutuhkan Anak saat Memasuki Usia MPASI

Konten Media Partner
12 Desember 2021 9:02
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra
ADVERTISEMENT
Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya sehat. Untuk itu, setiap orang tua perlu memperhatikan tumbuh kembang anak sejak dini.
ADVERTISEMENT
Lantas bagaimana caranya?
Menjawab hal itu, dr. Desy Nurrosalia Wisnuwardani Sp.A,M.Ked.Klin mengatakan, salah satu caranya yakni memperhatikan asupan nutrisi yang tepat bagi anak.
Misalnya saja saat anak sudah memasuki usia 6 bulan, orang tua wajib memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI).
Dalam memberikan MPASI tersebut ada 4 strategi yang bisa dilakukan. Pertama tepat waktu, artinya ketika bayi sudah berusia 6 bulan, bunda sudah harus memberikan MPASI. Pasalnya, ASI saja tidak cukup untuk memenuhi kebutahan bayi saat diusia tersebut.
Kedua adalah MPASI yang diberikan harus aman dan higienis. Selanjutnya, MPASI diberikan secara responsif, yakni diberikan secara konsisten sesuai dengan sinyal lapar atau kenyang dari anak.
"Kalau anak sudah kenyang atau memberikan tanda-tanda seperti makanannya dilepeh, jangan dipaksa karena akan membuat anak males makan," ucap dr. Desy dalam talkshow Nutri Tepat Tumbuh Kembang di Road to Willow Baby Expo, Minggu (12/12).
ADVERTISEMENT
Strategi terakhir adalah Adekuat. Dimana MPASI yang diberikan bunda harus memenuhi kebutuhan energi, protein, dan mikro nutrien.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"MPASI harus mengandung makro dan mikro nutrien. Seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, hingga mineral. Misalnya untuk zat besi pada bayi 0-6 bulan itu cukup 0,27 mg/hari, sementara untuk usia 7-11 bulan, 11 mg/hari," tambahnya.
Ini Jumlah Kalori yang Dibutuhkan Anak saat Memasuki Usia MPASI (1322)
zoom-in-whitePerbesar
Terkait frekuensi pemberian MPASI berdasarkan usia bayi, dr. Desy menjelaskan untuk bayi 6-8 bulan frekuensi MPASI-nya yaitu 2-3 kali sehari dengan jumlah kalori 200 kkal atau 21 persen.
Untuk usia 9-11 bulan frekuensi MPASI-nya adalah 3-4 kali sehari dengan jumlah kalori 300 kkal atau setara 55 persen.
"Dan untuk usia 12-23 bulan frekuensinya 3-4 kali sehari dengan jumlah kalori 550 kkal (71 persen) setiap hari," jelas dokter spesialis anak dari RSIA Lombok Dua Dua Lontar ini.
ADVERTISEMENT
Tak lupa, ia juga membagikan tips terkait penyimpangan MPASI yang telah dimasak agar bisa lebih awet. Untuk buah/sayuran yang disaring bisa bertahan 2-3 hari di dalam kulkas dengan suhu <5⁰C, dan bisa bertahan 6-8 bulan jika ditaruh di freezer dengan suhu <15⁰C.
"Kalau untuk daging dan telur yang sudah dihaluskan, atau daging dicampur sayuran bisa bertahan hanya 1 hari di suhu kulkas. Kalau di freezer bisa 1-2 bulan," ucapnya.
Terakhir, ia berpesan kepada para bunda untuk selalu memberikan anak makanan bernutrisi, seimbang dan bervariasi. Karena hal tersebut mampu mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.
"Lalu, diusahakan untuk anak-anak jam 6-7 sudah selesai makannya atau terakhir makan. Dan jam 9 mereka tidur. Karena pada jam 11 mereka bisa dapat hormon pertumbuhannya," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020