Ini Kata Jubir Satgas COVID-19 Jatim Soal Surat Swab Palsu dari Kantor Gubernur
·waktu baca 2 menit

Baru-baru ini satgas COVID-19 Provinsi Kalimantan Barat kembali menemukan surat swab palsu di Bandara Internasional Supadio Pontianak.
Pemalsuan tersebut ditemukan pada penumpang yang menggunakan maskapai Lion Air dan Citilink, rute penerbangan Surabaya menuju Pontianak, pada Selasa, 22 Juni 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson mengatakan pada maskapai Lion Air terdapat 2 penumpang yang positif corona membawa surat swab PCR negatif palsu. Di mana surat swab PCR tersebut berasal dari laboratorium klinik Kantor Gubernur.
“Pada 22 Juni 2021, rute Surabaya-Pontianak maskapai Lion Air, ada 2 orang yang positif corona, menurut pemeriksaan laboratorium. Mereka memang membawa surat swab PCR dari laboratorium klinik kantor Gubernur, setelah kita cek palsu. Saat kita barcode, memang menunjukan klinik kantor Gubernur, setelah kita lihat, ternyata ini dipalsukan, dengan teknologi informasi barcode itu bisa direkayasa, jadi terpantau itu terlihat asli,” ungkap Harisson seperti dikutip dari 1001 media Kumparan Hi Pontianak, Jumat (25/6).
Lantas apakah surat swab PCR tersebut berasal dari klinik Kantor Gubernur Jatim?
Menjawab hal itu, Jubir Satgas COVID-19 Jatim dr Makhyan Jibril mengatakan, jika di Kantor Gubernur Jatim tidak ada klinik.
"Pertama tidak ada klinik Kantor Gubernur di sini (Pemprov Jatim)," kata Jibril ketika dikonfirmasi Basra, Jumat (25/6).
Jibril menuturkan, jika pelaksanaan swab bagi staf Gubernur semua dilakukan oleh RS Pemprov Jatim
"Dan hasil PCR selalu divalidasi oleh para ahli, oleh para spesialis Patologi Klinik dan Mikrobiologi. Dan semua hasil PCR selalu masuk all new record kemenkes," tuturnya.
Tak lupa ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untul lebih waspada dan berhati-hati, serta tetap menerapkan protokol kesehatan.
