News
·
15 Januari 2021 17:50

Isak Tangis Keluarga dan Sahabat Iringi Proses Pemakaman Co-Pilot Fadly

Konten ini diproduksi oleh BASRA (Berita Anak Surabaya)
Isak Tangis Keluarga dan Sahabat Iringi Proses Pemakaman Co-Pilot Fadly (69503)
searchPerbesar
Sumarzen Marzuki bersama sang istri dan keluarga mengantarkan jasad Co-Pilot Fadly ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Keputih Surabaya.
"Laa Ilaaha Illallah, Laa Ilaaha Illallah," suara tahlil bergema mengikuti iring-iringan jenazah jasad Fadly Satrianto yang dikebumikan di tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Keputih, Sukolilo, Surabaya.
ADVERTISEMENT
Isak tangis pun pecah kala orang tua, sanak saudara , dan rekan kerja Fadly menyaksikan prosesi pemakaman sosok santun nan murah senyum itu ketika peti akan memasuki liang lihat.
Fadly merupakan seorang Co-Pilot NAM Air yang juga korban tragedi atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air nomor SJY 182 tujuan Jakarta-Pontianak.
"Terima kasih banyak untuk NAM Air, rekan-rekannya, keluarga saya yang di Jakarta juga. Dan semua pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah hingga pemakaman anak kami Fadly Satrianto," ucap Sumarzen Marzuki ayah Fadly usai proses pemakaman, Jumat (15/1).
Dalam kesempatan itu pula, Sumarzen juga berharap agar korban yang lain dapat segera teridentifikasi. Tak lupa ia juga meminta maaf dan memberikan doa untuk almarhum anak bungsunya tersebut.
ADVERTISEMENT
"Tolong maafkan kalau anak saya ada salah-salah. Mari kita doakan agar ananda Fadly diterima di sisi-Nya. Dan untuk para korban yang lain, semoga cepat teridentifikasi," harap Sumarzen.
Diketahui, sebelum ke tempat peristirahatan terakhirnya, Jenazah Fadly sempat disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Tanjung Pinang Surabaya.Setelah disemayamkan, jasad Fadly disalatkan di Masjid Al Iklas Jalan Tanjung Sadari, Surabaya.
Jasad Fadly diserahkan oleh Chief Pilot NAM Air Kapten Ibran kepada orangtua Fadly, Sumarzen Marzuki dan Ninik Andayani.
"Kami ucapkan turut berbela sungkawa dan duka yang sangat dalam atas tragedi yang menimpa Fadly mewakili PT NAM Air," ujar Ibran.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020