Konten Media Partner

Kopi Arabika dari Perkebunan Bondowoso Diminati Warga Benua Eropa

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ekspor kopi arabika produksi perkebunan Jampit, Bondowoso, Jawa Timur. Foto: Humas PTPN I Regional 5
zoom-in-whitePerbesar
Ekspor kopi arabika produksi perkebunan Jampit, Bondowoso, Jawa Timur. Foto: Humas PTPN I Regional 5

Sebanyak 18 ton kopi Arabika Java Coffee Jampit berhasil tembus ke pasaran luar negeri khususnya di kawasan Eropa, yakni Jerman. Ekspor kopi Arabika ini dilakukan oleh PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I sebagai upaya memenuhi kebutuhan di pasaran Eropa.

Menurut Direktur Pemasaran Perkebunan Nusantara I Landi Rizaldi Mangaweang, kopi Arabika yang dikirim ini memiliki standar aturan European Union Deforestation Regulation (EUDR) karena teruji kualitasnya terbaik.

“Kopi Arabika Java Coffee Jampit mutu A/WP-1X ini dibudidayakan oleh PTPN I Regional 5, Jawa Timur. Pengiriman ini merupakan bukti dari komitmen dan kualitas yang selalu kami jaga dalam menyediakan kopi terbaik bagi pelanggan kami di pasar internasional,” kata Landi dalam keterangan resminya, seperti dikutip Basra, Jumat (4/10).

Landi menyebutkan, nilai penjualan ekspor kopi Arabika sebanyak 18 ton ini memiliki nilai sekitar US$146.000 atau setara Rp2,3 miliar.

“Kopi Arabika PTPN dari Jawa Timur dengan brand ‘Java Coffee’ sendiri telah diminati di beberapa negara di dunia, di antaranya Inggris, Jerman, Amerika, Uni Emirat Arab, Belgia dan Norwegia. Sedangkan kopi robusta diminati oleh negara Italia, Jepang dan Inggris,” terang Landi.

Kopi Arabika Java Coffee Jampit merupakan hasil dari perkebunan kopi Jampit di Kabupaten Bondowoso. Kopi Arabika hasil produksi perkebunan ini cenderung memiliki acidity tinggi, manis, fruity dan bodi medium.