Konten Media Partner
Manjakan Lidah dengan Kuliner Khas Kota Pahlawan di Hari Jadi Surabaya
14 Mei 2025 14:28 WIB
·
waktu baca 2 menit
Konten Media Partner
Manjakan Lidah dengan Kuliner Khas Kota Pahlawan di Hari Jadi Surabaya
Surabaya masih memiliki menu khas lainnya yang tak kalah enak, yakni sop kikil. #publisherstory #beritaanaksurabayaBASRA (Berita Anak Surabaya)

ADVERTISEMENT
Surabaya cukup dikenal dengan kuliner khasnya berupa rujak cingur hingga olahan bebeknya. Selain 2 menu tersebut, Surabaya masih memiliki menu khas lainnya yang tak kalah enak, yakni sop kikil.
ADVERTISEMENT
Sop kikil adalah salah satu makanan khas Kota Surabaya. Makanan ini bahan utamanya adalah daging sapi yang berurat, sehingga ketika dimakan dagingnya terasa kenyal. Kuahnya merupakan kaldu dari daging tersebut, dicampur dengan kunyit, daun serai, bawang goreng dan bumbu lainnya.
Menyambut ulang tahun ke 732 Kota Surabaya, Java Paragon menyuguhkan ragam kuliner khas Kota Pahlawan. Salah satunya adalah sop kikil.
“Berbicara soal makanan khas Surabaya memang tidak ada habisnya. Maka dari itu, dalam rangka memperingati hari jadi Surabaya, kami tawarkan makanan khas tradisional yang super enak dan autentik,” ujar Nuansa Kavian, Asst. F&B Manager Java Paragon Hotel & Residences Surabaya, Rabu (14/5).
Selain sop kikil, juru masak hotel di kawasan Surabaya Barat ini juga menyuguhkan menu khas Surabaya lainnya, yaitu Rawon Iga, Sop Buntut, Bebek Suramadu, Ayam bakar, dan Nasi Goreng Mawut.
ADVERTISEMENT
Ragam menu tradisional tersebut kian terasa nikmat disantap dengan adanya bir pletok. Bir pletok adalah minuman tradisional yang hangat dan menyegarkan.
Meskipun namanya bir, tapi tidak mengandung alkohol. Minuman ini terbuat dari berbagai rempah-rempah seperti jahe, serai, kayu manis, dan daun pandan. Bir Pletok dikenal karena khasiatnya untuk menghangatkan tubuh dan memperlancar peredaran darah.
