Melihat Aksi Emak-emak di Surabaya Bagikan Sembako Gratis di Dinding Rumah

Deasy Prasetyo, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Gang 26 RT 04/RW 13 Medokan Ayu Utara, Surabaya, ini membuat aksi sosial yang patut diapresiasi.
Sejak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Surabaya diterapkan pada Selasa (28/4) lalu, Deasy mencoba membantu warga kampungnya dengan memberikan sembako gratis.
Sembako itu digantungkan di dinding agar bisa diambil siapa saja yang membutuhkan.
Sembako yang dibuat Deasy bukan dalam jumlah besar, melainkan ditempatkan di tas-tas kresek kecil. Isinya, beras sebanyak 2 cangkir, 2 telur, minyak, dan kecap. Dengan porsi tersebut, setidaknya bisa membantu warga lain untuk bisa makan setiap hari.
"Awalnya saya sendiri, lalu saya ajak tetangga kanan, kiri, sama depan belakang. Alhamdulillah makin banyak yang berbagi," kata Deasy saat dihubungi Basra, Sabtu (2/5).
Warga yang ingin menyumbang paket sembako akan mulai meletakkan paketnya pada pukul 06.30 WIB. Harapannya, bahan-bahan makanan tersebut bisa diolah untuk buka puasa.
Mereka yang ingin mengambil pun bisa memilih sesuai kebutuhan tanpa perlu membayar apapun.
Terhitung sudah sekitar 5 hari ibu-ibu di komplek perumahan Deasy melakukan aksi yang diberi nama #gerakansayangsemua ini.
"Sekarang ada ibu-ibu yang kasih bahan sayur asem, sayur sop, lengkap sama bumbunya. Jadi makin banyak yang merasakan manfaatnya," kata Deasy.
Bagi ibu-ibu yang ingin berdonasi pun, Deasy tidak mengatur jumlah dan jenisnya. Bagi Deasy, di masa sulit seperti sekarang ini sekecil apapun bentuk bantuan akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
