Melihat Bougenville Bermekaran di Kota Pahlawan

Beberapa hari terakhir warga Surabaya cukup dimanjakan dengan mekarnya beragam jenis bunga yang tertata apik di jalan-jalan protokol Surabaya. Salah satu bunga yang cukup menyedot perhatian warga adalah bunga bougenville atau bunga kertas.
Bunga-bunga kertas yang bermekaran ini menarik perhatian masyarakat umum karena warnanya yang bervariasi, seperti ungu, putih, merah tua, hingga orange. Beberapa warga juga memanfaatkan mekarnya bunga bougenville dengan berswafoto.
Beberapa bunga bougenville yang bermekaran ini bisa kita jumpai di beberapa titik Kota Surabaya antara lain, Jalan Embong Malang, Jalan Gubernur Suryo, Taman Surya, hingga di sepanjang Jembatan Galuh.
Selain bunganya yang berwarna-warni, bougenville ini juga memiliki warna daun yang indah. Warna hijau dibalut garis-garis putih dipadu dengan warna-warni bunganya.
Tak cuma mekarnya bunga bougenville yang kian mempercantik sudut kota Surabaya, tapi juga kehadiran bola-bola berwarna merah putih. Pemkot Surabaya mengecat bola-bola beton yang terletak di pinggir jalan protokol dengan nuansa merah putih beragam motif mulai dari motif bunga-bunga hingga polkadot.
Pengecatan bola-bola beton di jalan protokol Surabaya itu masih terus berlangsung hingga kini.
"Pengecatan masih berlangsung karena selain jumlah bola-bolanya yang banyak, motifnya juga berbeda di setiap jalannya. Misalnya di jalan Embong Malang motifnya polkadot, motif lain kita pakai untuk jalan Indrapura yakni motif bunga," jelas Sugihartosiho, Satgas Dekorasi Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya, kepada Basra, Minggu (30/8).
Selain sebagai penghias jalan, kata pria yang karib disapa Siho ini, bola-bola yang ada di pinggir jalan juga berfungsi untuk memberi keamanan bagi pejalan kaki saat berjalan di pedestrian.
"Tidak hanya keamanan tetapi juga menjaga ketertiban bagi pengguna motor atau kendaraan lainnya agar tidak menggangu pejalan kaki," ujarnya.
Bagi warga pendatang terutama warga non Surabaya mungkin bukan hal biasa melihat bola-bola di pinggir trotoar (jalur pejalan kaki) itu. Bola-bola itu masing-masing memiliki diameter 50 sentimeter.
Kini, keberadaan bola-bola itu nampak semakin indah dan menambah rasa tenang berada di pinggir jalan raya kota yang syarat akan volume lalu lintas tinggi.
Terlihat beberapa warga menduduki bola beton itu kemudian berselfie. Hal ini tentu menjadi spot yang dinilai instagrammable ditambah lagi dengan latar berbagai macam kendaraan yang berlalu lalang di jalan raya kota Pahlawan.
"Memang tidak ada larangan bagi pejalan kaki untuk duduk di bola itu sehingga diperbolehkan jika hanya sekedar duduk dan tidak merusak fasilitas," tukas Siho.
