Melihat 'Home Graduation', Siswa di Surabaya Dapat Kejutan Kelulusan di Rumah

Konten Media Partner
14 Juni 2020 7:57 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pimpinan dan sejumlah staf dari SNA Surabaya mendatangi rumah siswa untuk memberi kejutan kelulusan.
zoom-in-whitePerbesar
Pimpinan dan sejumlah staf dari SNA Surabaya mendatangi rumah siswa untuk memberi kejutan kelulusan.
ADVERTISEMENT
Jika beberapa sekolah memilih perayaan kelulusan secara online, lembaga pendidikan Singapore National Academy (SNA) Surabaya justru melakukan 'Home Graduation' bagi siswa SMA mereka.
ADVERTISEMENT
Pimpinan sekolah memberikan kunjungan kejutan ke rumah siswa secara langsung yang disambut haru dan bahagia oleh para siswa.
“Setelah 12 tahun siswa kami berbagi kebahagian dan kesulitan bersama, kami ingin memastikan bahwa siswa-siswi yang telah lulus tahun ini tetap menerima ucapan selamat yang layak dengan kunjungan secara pribadi ke rumah setiap siswa dan mengejutkan mereka dengan Home Graduation,” ujar Peter Araman selaku Academic Advisor SNA, kepada Basra, (14/6).
'Home Graduation' ini dipilih demi memelihara hubungan kekeluargaan yang telah terjalin dengan baik antara sekolah dengan siswa serta orang tua siswa.
Menurut Peter, tidak seharusnya COVID-19 mengambil kenangan dan pengalaman bersama antara siswa dan pihak sekolah. Karena itu, sangat penting bagi sekolah selama pandemi ini untuk tetap bertemu dengan para lulusan dan berharap masa depan yang baik bagi mereka.
“Kami ingin terus mengingatkan siswa bahwa meskipun mereka akan memulai perjalanan baru, keluarga SNA akan selalu menjadi pendukung dan pilar bagi mereka,” imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Ia juga menegaskan, meskipun pelepasan siswa digelar secara tatap muka, protokol kesehatan tetap dilaksanakan sesuai anjuran pemerintah, salah satunya dengan memeriksa suhu dan kondisi setiap staf sebelum melakukan kunjungan ke rumah siswa.
Selain itu, penyemprotan desinfektan pada atribut kelulusan yang diserahkan kepada siswa serta alat transportasi yang digunakan juga dilakukan oleh petugas kebersihan sekolah.
“Untuk menghindari penularan COVID-19, kami mengharuskan setiap staf yang berpartisipasi untuk menggunakan masker dan menjalankan physical distancing. Kami membatasi jumlah staf dalam mobil dan memberi jarak selama bertemu keluarga siswa di rumah. Selain itu kami menyediakan hand sanitizer dan spray desinfektan untuk digunakan sebelum masuk dalam rumah dan dalam mobil,” jelasnya.
Peter pun berpesan kepada semua siswa yang telah lulus untuk selalu mengingat dan melakukan perbuatan baik yang diilhami oleh moral yang kuat dan jangan pernah takut untuk menjunjung tinggi nilai keadilan dalam kehidupan mereka selanjutnya.
ADVERTISEMENT