Konten Media Partner

Mengenal Bunga-bunga yang Aman Dimakan dan Beracun (Bag. 1)

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mengenal Bunga-bunga yang Aman Dimakan dan Beracun (Bag. 1)
zoom-in-whitePerbesar

Di antara jenis bunga yang hanya bisa jadi pajangan, ada juga bunga-bunga yang tujuannya memang untuk dimakan. Istilahnya, edible flower.

Bila melihat sejarah, tren mengonsumsi bunga sebagai bumbu masakan atau campuran minuman ini sudah dimulai oleh bangsa Cina dan Romawi sejak ribuan tahun lalu. Bangsa Romawi sering memasukkan bunga violet dan mawar ke dalam masakan mereka dan menggunakan lavender sebagai bahan saus.

Apakah semua bunga dapat dikonsumsi? Tentu tidak. Menurut ulasan di laman Thompson and Morgan dan Web MD, ada beberapa bunga yang memang aman dikonsumsi dan ada juga yang beracun.

Terpenting, jangan mengonsumsi bunga yang telah berwarna pudar, berdebu, tua, atau telah berubah warna. Hindari juga mengonsumsi bunga yang ditumbuhkan dengan pestisida, atau berada di dekat jalan, maupun area yang ditempati hewan.

Berikut bunga-bunga yang aman dikonsumsi:

Cornflower.
  • Cornflower atau yang memiliki nama latin Centaurea cyanus ini umumnya berwarna biru dan memiliki cita rasa manis dan pedas seperti cengkeh. Cornflower biasa digunakan sebagai campuran teh untuk menurunkan demam, mengobati sembelit, rasa sesak di dada, dan gangguan menstruasi.

Dahlia.
  • Dahlia punya rasa seperti apel dan wortel dengan sedikit rasa pedas. Bunga dahlia termasuk dalam keluarga Asteraceae yang bisa digunakan untuk menghilangkan rasa lelah, ataupun meredakan gigitan serangga. Bunga dahlia bisa dikonsumsi seperti salad.

Bunga Sepatu atau Hibiscus.
  • Bunga sepatu atau yang dikenal dengan nama Hibiscus bisa ditambahkan dalam salad buah atau dalam campuran teh rasa jeruk yang segar. Bunga sepatu bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan memperbanyak produksi ASI.

Honeysuckle.
  • Honeysuckle atau bernama latin Lonicera japonica ini tanaman kebun yang beraroma harum. Beberapa chef menggunakan kelopak honeysuckle untuk campuran sirup, puding, atau teh. Menurut Web MD, bunga honeysuckle bisa dipakai untuk mengobati influenza, pneumonia, demam, sakit kepala, diabetes, rematik, infeksi virus, termasuk gangguan pencernaan termasuk enteritis, dan disentri.

Magnolia.
  • Magnolia salah satu bunga yang bisa dijadikan campuran dalam salad. Beberapa orang menggunakan magnolia untuk meredakan stres dan menurunkan berat badan. Magnolia juga mengandung senyawa alami unik yang bisa meningkatkan produksi steroid untuk mengobati asma, membunuh bakteri di mulut, membantu mencegah gigi berlubang, dan mengurangi pembengkakan gusi.

Nasturtium.
  • Nasturtium punya rasa sedikit pedas seperti selada air. Bagi penyuka salad, nasturtium bisa dijadikan campuran yang enak. Orang-orang menggunakan nasturtium untuk mengobati infeksi ginjal dan infeksi saluran kemih. Secara ilmiah, nasturtium mengandung vitamin C yang dapat membantu melawan bakteri, jamur, dan virus.

Pansy.
  • Pansy punya rasa yang ringan, segar seperti selada, dan cocok dikombinasikan dengan salad. Pansy banyak digunakan untuk pengobatan infeksi saluran kemih dan demam ringan.

Bunga Telang.
  • Bunga telang atau Clitoria ternatea salah satu jenis tanaman merambat yang biasa ditemukan di kebun. Bunga ini punya ciri berwarna ungu dan biru yang bisa dipakai sebagai pewarna makanan alami, antioksidan, antidepresan, mengobati infeksi tenggorokan, dan menetralkan sistem pencernaan. Cara mengonsumsinya bisa dicampur dalam salad atau minuman.

Mawar.
  • Mawar termasuk bunga yang banyak diteliti dan telah ditemukan manfaatnya. Mawar mengandung antioksidan, antidepresan, antiperadangan, dan antikanker yang telah dibuktikan secara ilmiah. Bunga mawar juga mengandung vitamin E, vitamin D, vitamin C, vitamin A, dan vitamin B3. Ekstrak dari tanaman mawar secara sains telah terbukti bisa mengurangi kadar amyloid β yang menyebabkan Alzheimer. Kelopak mawar banyak dipakai untuk campuran minuman, selai, jeli, dan wangi-wangian.

Geranium.
  • Germanium banyak digunakan untuk pengobatan. Umumnya dipakai untuk penyakit jantung dan pembuluh darah termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, glaukoma, radang sendi, kekurangan energi, hingga hepatitis, dan sirosis. Rasa dari geranium lebih asam dan ada rasa pedas seperti pala.