Konten Media Partner

Menuju Kampus Global, Unusa Jalin MoU dengan Universitas di Malaysia

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mahasiswa prodi D4 Analis Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) saat Universiti Putra Malaysia (UPM). Foto: Humas Unusa
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa prodi D4 Analis Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) saat Universiti Putra Malaysia (UPM). Foto: Humas Unusa

Program studi (prodi) D4 Analis Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Putra Malaysia (UPM).

MoU ini mencakup kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi Unusa untuk memperkuat hubungan dan mendapatkan pengalaman internasional.

Dekan Fakulti Perubatan dan Sains Kesihatan UPM, Prof. Dr. Normala Ibrahim mengemukakan, adanya kerja sama ini menjadi landasan untuk mengembangkan inovasi dan pengetahuan di bidang kesehatan serta meningkatkan reputasi kedua universitas di tingkat internasional.

"MoU ini adalah langkah konkret menuju kolaborasi yang lebih erat antara Unusa dan UPM. Diharapkan kerja sama ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan kesehatan di kedua universitas," ujar Nirmala dalam keterangannya seperti dikutip Basra, Jumat (18/8).

Selain MoU ini, Unusa juga mengirimkan mahasiswa prodi D4 Analis Kesehatan untuk melakukan short course (kursus singkat) di UPM.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 22 orang yang meliputi dosen, mahasiswa, dokter dan ahli teknologi laboratorium medis.

Kegiatan short course yang diadakan sebagai bagian dari upaya untuk memperkaya pengetahuan dan pengalaman akademis dosen dan mahasiswa di bidang kesehatan.

Melalui kolaborasi dengan UPM, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam mengenai berbagai aspek analisis kesehatan, dari metode penelitian hingga aplikasi praktis dalam dunia medis.

Ada pun beberapa topik pada pelaksanaan short course yakni Multiplex PCR assay, Loop-mediated Isothermal Amplification Assay, Microarray yang disampaikan oleh Prof. Dr. Thilakavathy Kapuppiah, Immunochemical Detection oleh Dr Sandra Maniam, Epidemiology of Infectious Disease in Malaysia and Indonesia oleh Prof. Dr Mohd Nasir Mohd Desa, dan topik Antimicrobial Drug Resistance oleh Prof. Dr Leslie Tan Thian Lung.

Dosen Fakultas Kesehatan Unusa sekaligus ketua pelaksana kegiatan, Ary Andini, S.T., M.Si., mengatakan, program ini sangat ditunggu-tunggu dan penyelenggaraan short course ini merupakan upaya dalam mewujudkan pendidikan berkualitas tinggi bagi mahasiswa Unusa.

"Kami sangat antusias dan kolaborasi dengan UPM adalah langkah penting dalam menghadirkan perspektif global dalam pemahaman analisis kesehatan. Ini juga merupakan langkah awal dalam membangun jaringan kerja sama yang kuat antara kedua universitas," tukasnya.

Para peserta juga melakukan kunjungan laboratorium di Fakulti Perubatan dan Sains Kesihatan, UPM. Beberapa laboratorium yang dikunjungi yakni di antaranya Lab Animal Behavior, Musium Anatomi Manusia, dan Bengkel Pembuatan Anatomi Manusia, dll.