Peduli Lansia, Istri-istri Dokter di Surabaya Lakukan Ini
·waktu baca 2 menit

Lanjut usia (lansia) merupakan salah satu dalam siklus hidup manusia. Oleh karena itu kelompok lanjut usia tetap perlu dijaga kesehatannya karena di masa lansia akan mengalami perubahan baik secara fisik dan mental.
Menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan para lansia, Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Kota Surabaya menggelar talkshow bertajuk 'Waspada Sejak Dini: Kendalikan Risiko Kanker pada Perempuan dan Penyakit Degeneratif'.
"Talkshow kesehatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan peringatan Hari Lanjut Usia 2025, sekaligus menjadi salah satu program unggulan dari IIDI Kota Surabaya," ujar Ketua IIDI Kota Surabaya Widya Beta Subakti kepada Basra, disela acara, Sabtu (12/7).
Widya melanjutkan kegiatan ini dapat menjadi momen untuk semakin menggugah kesadaran untuk menjaga kesehatan di usia emas.
"Kesehatan adalah anugerah terindah yang harus selalu kita jaga. Seringkali, di tengah kesibukan mengurus keluarga dan menikmati masa pensiun, kita mungkin lupa untuk memprioritaskan kesehatan diri sendiri. Padahal, penyakit seperti kanker pada perempuan dan berbagai penyakit degeneratif lainnya, jika tidak dideteksi dan ditangani sejak dini, dapat sangat memengaruhi kenyamanan dan kemandirian di usia lanjut," terang Widya.
Widya mengatakan, melalui talkshow ini, pihaknya ingin mengajak masyarakat untuk lebih peka dan waspada terhadap setiap perubahan pada tubuh.
"Mari kita kenali gejala-gejala awal, pahami faktor risikonya, dan yang terpenting, mari kita kendalikan risiko tersebut dengan gaya hidup sehat dan deteksi dini yang rutin," tutur Widya.
Bekerja sama dengan Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) Jawa Timur, DWP Inspektorat JATIM, dan Perempuan Indonesia Maju (PIM) Jawa Timur, acara ini menghadirkan 300 lansia dari Kota Surabaya dan sekitarnya.
"Semoga sinergi ini berkontribusi nyata pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," tandas Widya.
Sementara itu, Sriyati (75) salah satu lansia yang hadir, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurut nenek asal Kelurahan Gundih, Surabaya, kegiatan talkshow tersebut dapat memberinya banyak pengetahuan.
"Nanti ilmunya bisa kita sampaikan ke masyarakat di lingkungan tempat tinggal kita. Apalagi saya juga sebagai salah satu Kader Surabaya Hebat (KSH) lansia," tutur nenek yang terlihat masih energik di usianya yang tak lagi muda.
Selain talkshow kesehatan, gebyar peringatan Hari Lanjut Usia 2025 ini yang berlangsung hingga Minggu (13/7) besok turut dimeriahkan dengan lomba senam lansia.
Peserta yang ikut serta tampil dengan kostum terbaiknya demi bisa menjadi pemenang.
