Perpanjangan PPKM Level 4, Penjual Bendera di Kampung Bendera Surabaya Menjerit

Konten Media Partner
13 Agustus 2021 13:19
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Perpanjangan PPKM Level 4, Penjual Bendera di Kampung Bendera Surabaya Menjerit (69811)
zoom-in-whitePerbesar
Pernak pernik HUT RI yang dijual di Kampung Bendera di kawasan Darmo Kali, Surabaya. Foto: Dok.Basra
ADVERTISEMENT
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 turut berimbas pada penjualan pernak pernik HUT RI di Kampung Bendera, Surabaya. Penjualan pedagang turun drastis hingga 80 persen di masa PPKM ini.
ADVERTISEMENT
"(PPKM) pengaruh ke penjualan. Turun dari 60 sampai 80 persen," ujar Sulis, salah satu pedagang bendera di Kampung Bendera, kepada Basra, Jumat (13/8).
Lebih lanjut Sulis mengungkapkan PPKM ini jauh lebih ketat dibanding Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diterapkan tahun lalu.
"Masih mending PSBB tahun lalu yang awal Agustus pembeli mulai berdatangan, ada yang pesen (bendera) juga. Tahun ini sepi banget," tukasnya.
Diakui Sulis, sepinya penjualan bendera pada perayaan HUT RI tahun ini tak terlepas dari ditiadakannya berbagai acara menyambut HUT RI di kampung-kampung.
"Sekarang kan nggak boleh bikin acara kayak lomba-lomba gitu di kampung," imbuhnya.
Tak hanya berimbas pada penjualan, pernak pernik HUT RI yang dipesan ataupun dibeli tahun ini pun relatif lebih sederhana.
ADVERTISEMENT
"Paling yang datang beli bendera karena benderanya sudah usang jadi harus ganti. Kalau kayak umbul-umbul bendera atau model lainnya jarang ada yang beli," tegasnya.
Kampung Bendera terletak di kawasan Darmo Kali. Kawasan tersebut menjual aneka ragam kebutuhan untuk hari kemerdekaan seperti bendera hingga umbul-umbul.
Sepanjang jalan di kawasan tersebut banyak lapak memamerkan hasil karya terampil dalam membuat bendera dan umbul-umbul.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020