Konten Media Partner

Persiapan Masuk Sekolah, 5 Ribu Siswa SMP di Surabaya Mulai Jalani Tes Swab

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calista Candani, siswi SMPN 1 Surabaya yang mengikuti tes swab hari ini Rabu (25/11). Tes swab dilakukan Pemkot Surabaya terhadap lebih dari 5.000 siswa SMP sebelum dilakukannya uji coba sekolah tatap muka. Foto-foto: Masruroh/ Basra
zoom-in-whitePerbesar
Calista Candani, siswi SMPN 1 Surabaya yang mengikuti tes swab hari ini Rabu (25/11). Tes swab dilakukan Pemkot Surabaya terhadap lebih dari 5.000 siswa SMP sebelum dilakukannya uji coba sekolah tatap muka. Foto-foto: Masruroh/ Basra

Calista Candani tampak meringis kesakitan saat cotton bud panjang dimasukkan pada hidungnya. Tangannya menggenggam erat ujung Alat Pelindung Diri (APD) yang dikenakan petugas Puskesmas Ketabang. Siswa kelas IX G ini merupakan satu dari 400an siswa SMPN 1 Surabaya yang mengikuti tes swab hari ini Rabu (25/11). Hari ini Pemkot Surabaya memang menjadwalkan pelaksanaan tes swab secara masif terhadap lebih dari 5.000 siswa SMP sebelum dilakukannya uji coba sekolah tatap muka.

Jika Calista cukup panik saat harus menjalani tes swab, maka lain halnya dengan Muhammad Darell Firdaus. Remaja 14 tahun ini relatif santai saat menjalani tes swab.

"Biasa aja sih mbak, agak nyeri juga sih tadi di tenggorokan pas dimasukkan cotton bud di hidung. Setelahnya ya nyerinya hilang," ujar Darell kepada Basra, Rabu (25/11).



Kepala SMPN 1 Akhmat Suharto mengungkapkan, tes swab terhadap lebih dari 400 siswa kelas IX ini berlangsung secara sukarela. Artinya, jika wali murid keberatan putra maupun putrinya untuk mengikuti tes swab, maka pihaknya tak bisa memaksa.

"Kalau keberatan ikut tes swab bersama hari ini, anak-anak bisa tes swab secara mandiri. Kita tidak memaksa, monggo yang mana sekiranya anak-anak bisa nyaman tes swab," jelasnya.

Diakui Suharto, jika tes swab hari ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan uji coba sekolah tatap muka. SMPN 1 merupakan satu dari 18 SMP di Surabaya yang dijadwalkan melaksanakan uji coba sekolah tatap muka.

Kepala SMPN 1 Surabaya Akhmat Suharto 

Meski demikian, Suharto menuturkan masih belum mengetahui jadwal pasti pelaksanaan uji coba tersebut.

"Kami masih menunggu info lebih lanjut dari Dispendik. Yang penting kami siap jika harus melaksanakan uji coba sekolah tatap muka," tukasnya.

Selain SMPN 1 Surabaya, tes swab secara masif terhadap siswa hari ini juga digelar di sejumlah SMP lainnya. Total 18 SMP baik negeri maupun swasta yang melaksanakan tes swab terhadap siswanya pada hari ini dan besok.

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengungkapkan uji coba sekolah tatap muka akan dilakukan terlebih dahulu bagi siswa kelas IX atau kelas 3 SMP.

"Satgas COVID-19 dan Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan akan merapatkan secara teknis uji coba sekolah tatap muka itu. Tentunya, nanti siswa-siswa ini akan dilakukan tes swab terlebih dahulu," ujar pria yang karib disapa Febri ini.