Konten Media Partner

Prodi S1 PAUD Unusa Gelar Festival Seni Anak Se-Surabaya

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rektor Unusa (berbatik kuning) sedang mengamati anak-anak di Festival Seni Anak se-Surabaya. Foto : Masruroh/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Rektor Unusa (berbatik kuning) sedang mengamati anak-anak di Festival Seni Anak se-Surabaya. Foto : Masruroh/Basra

Program studi (Prodi) S1 PG PAUD Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali menggelar agenda rutin tahunan Festival Seni Anak se-Surabaya. Kegiatan yang diisi lomba mewarnai ibu dan anak, serta lomba gerak dan lagu anak ini digelar di Mall Ciputra World, Surabaya pada Selasa (25/6/19).

Festival Seni Anak se-Surabaya ini dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa (Hima) Prodi S1 PAUD Unusa bekerja sama Gabungan Organisasi Penyelanggara (GOP) Taman Kanak Indonesia (TKI) Surabaya. Tema yang diusung tahun ini adalah ‘Menumbuhkan Kreativitas Anak melalui Seni’.

"Kegiatan seni tahun ini jadi yang keempat kalinya digelar. Festival Seni Anak se-Surabaya merupakan implementasi kegiatan dari serangkai tiga mata kuliah Prodi S1 PG PAUD yakni, seni tari, seni musik, dan seni rupa," ujar Rektor Unusa Prof Dr Ir Achmad Jazidie, M Eng, disela acara.

Pencapaian pembelajaraan mata kuliah seni tari yakni mahasiwa mampu menciptakan tarian untuk anak usia dini. Mata kuliah seni musik, mahasiswa mampu menciptakan lagu atau nyanyian anak usia dini. Sedangkan mata kuliah seni rupa, mahasiswa mampu menghasilkan karya seni rupa untuk anak usia dini yang terkait dengan menggambar, mewarna, melukis, ataupun meronce.

"Bentuk evaluasi ketiga mata kuliah ini selain tes tulis, juga tes pratikum yang diformat dengan desain sebuah pagelaran atau pementasan, yang menampilkan karya mahasiswa PAUD. Tujuannya membangkitkan dan menumbuhkan kreativitas mahasiswa terkait dengan pembelajaran anak usia dini, sesuai dengan ketiga matkul tersebut,” jelasnya.

Sementara itu Kaprodi S1 PG PAUD Unusa Nanang Rokhman Saleh mengatakan setiap tahun konsep festival seni anak se-Surabaya ini di desain berbeda. Tahun sebelumnya festival seni menyuguhkan penampilan para mahasiswa. Sedangkan tahun ini, festival seni menampilkan karya seni para mahasiswa dengan mengundang ibu dan anak serta suguhan gerak lagu yang dibawakan anak-anak.

Peserta lomba mewarnai dari ibu dan anak diikuti sebanyak 1.260 ibu dan anak. Sedangkan peserta lomba gerak dan lagu diikuti 25 kelompok dengan total peserta 119 anak. Sehingga total sekitar 1.379 peserta ibu dan anak yang mengikuti kegiatan Festival Seni Anak se-Surabaya.

“Gerak dan lagu yang dilombakan adalah hasil karya mahasiswa yang dibawakan anak-anak. Jadi penilaian lomba ada dua, yakni hasil kreativitas mahasiswa dan bagaimana mahasiswa mengajarkan dan melatih seni tari karyanya kepada anak-anak usia dini bisa tampil bagus,” kata Nanang.

Saat ini mahasiswa prodi S1 PG PAUD Unusa sudah memasuki angkatan kelima, sejak tahun akademik 2014/2015 dengan total 600 mahasiswa. Para mahasiswa didominasi bunda-bunda yang mengajarkan di PAUD.

“Sebagain besar bunda PAUD masih berijazah SMA dan belum memiliki penyetaraan ijazah. Mereka harus kuliah S1, karena persyaratan menjadi guru minimal harus S1,” pungkasnya. (Reporter : Masruroh / Editor : Windy Goestiana)