Food & Travel
·
25 Oktober 2020 10:59

Sensasi Kopi Turki yang Diseduh dengan Pasir Panas

Konten ini diproduksi oleh BASRA (Berita Anak Surabaya)
Sensasi Kopi Turki yang Diseduh dengan Pasir Panas (82265)
Sensasi kopi Turki yang diseduh dengan pasir panas. Foto-foto: Masruroh/Basra
Bagi sebagian masyarakat, ngopi sudah menjadi sebuah gaya hidup. Tak sedikit pula orang yang menganggap tradisi minum kopi berkiblat ke Amerika dan Australia. Padahal jauh sebelumnya, di kawasan Timur Tengah telah memiliki tradisi minum kopi yang eksis hingga saat ini. Salah satunya negara Turki.
ADVERTISEMENT
Masyarakat Turki memiliki tradisi ngopi yang tergolong unik. Jika kopi umumnya diseduh hanya menggunakan air panas, maka Turkish Coffee menyeduh kopi menggunakan pasir yang sangat panas. Masyarakat Turki menyakini panas dari pasir akan menghasilkan pemanas yang lebih konsisten daripada langsung dari api.
“Turki merupakan salah satu negara Timur Tengah yang memiliki metode seduh tertua dalam sejarah penyeduhan kopi yang menggunakan pasir panas,” ujar Moh Hasan, Food Beverage Manager Hotel Premier Place, kepada Basra, (24/10).
Lebih lanjut Hasan mengungkapkan, ciri khas dari metode seduh kopi ala Turki ini adalah menggunakan pot tembaga bernama cezva atau ibrik.
Alat untuk menyeduh kopi khas Turki tersebut berukuran kecil dengan dasar yang lebar, memiliki mulut yang sempit, dan pegangannya lebar.
ADVERTISEMENT
Adapun cara membuat kopi Turki, kopi dituangkan melalui corong Ibrik dan diberi air. Aduk dengan sendok logam. Kemudian letakkan ibrik di pasir panas sedalam beberapa senti.
Sensasi Kopi Turki yang Diseduh dengan Pasir Panas (82266)

Hasan menuturkan, pihaknya ingin memberikan pengalaman ngopi yang berbeda bagi para tamu hotel. Ia cukup yakin jika sajian menu kopi Turki ini bisa long-last, bahkan menjadi signature drink di tempatnya.
Pengunjung hotel bisa memesan kopi ala Turki ini dengan pilihan jenis kopinya, Turki atau Arab. Pembeda terbesar antara kopi khas Turki dengan kopi khas Arab adalah rasa.
"Bubuk kopi Turki terasa rempah-rempah yang kuat, sedangkan bubuk kopi Arab campuran rempah dan jahe. Untuk harga secangkir Turkish Coffee ditawarkan dengan harga Rp 50.000 sudah termasuk dengan martabak atau kebab," simpul Hasan.
ADVERTISEMENT