Siswi SMP di Surabaya Lestarikan Kesenian Ludruk Lewat 'Lubon'

Konten Media Partner
19 Februari 2020 16:53
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Putri Annisa Tyara Anggie dan Lubon. Foto-foto : Masruroh/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Putri Annisa Tyara Anggie dan Lubon. Foto-foto : Masruroh/Basra
ADVERTISEMENT
Putri Annisa Tyara Anggie, salah satu remaja di Surabaya yang tak ingin kesenian ludruk hilang. Anggie pun berinisiatif untuk melestarikan ludruk dengan menggunakan boneka tangan agar menarik minat anak-anak.
ADVERTISEMENT
Ludruk boneka yang biasa disapa 'Lubon' ini bisa bergerak dan mengeluarkan suara.
"Saya melihat kesenian ludruk kurang diminati anak-anak muda, salah satunya karena pertunjukannya yang monoton. Dari situ saya kepikiran untuk membuat pertunjukan ludruk menggunakan boneka tangan dan mencari cara bagaimana dapat membuat boneka berbicara tanpa perlu belajar menggunakan suara perut seperti boneka tangan kebanyakan," jelas pelajar yang karib disapa Anggie kepada Basra, Rabu (19/2).
Dibimbing sang ayah, M.Darwis, Anggie pun merancang Lubon yang dapat menggerakkan tangan, kepala dan kakinya, serta mengeluarkan suara dan musik.
Lubon ini memiliki 9 bagian gerak yang digerakkan oleh sebuah motor DC servo mini. Sebelumnya, aneka gerak boneka ini sudah diprogram di dalam microcontroller yang berbentuk chip atau IC (integrated circuit) menggunakan software bernama Arduino IDE.
ADVERTISEMENT
"Jadi microcontroller bertugas sebagai ‘otak’ yang mengendalikan input, proses, dan output sebuah rangkaian elektronik," tukas Anggie.
Sedangkan untuk musik atau suara yang tersimpan dalam kartu memori jenis mini SD card menggunakan modul bernama DFPlayer. Ada dua DFPlayer yang dipasang pada Lubon.
Dengan menggunakan Lubon, ludruk yang biasanya dibawakan oleh banyak orang, dapat dibawakan hanya oleh seorang pemain saja.
"Di dalam tubuh lubon sudah terdapat mekanisme untuk mengeluarkan suara dan musik. Keduanya bisa dimainkan terpisah atau digabung. Hal ini ditujukan untuk membuat Lubon menjadi penyaji seni yang baik," imbuh Anggie.
Meski telah membuat Lubon namun diakui Anggie jika dirinya belum pernah tampil di depan publik bersama Lubon. Selama ini penampilan dirinya dan Lubon hanya diunggah ke kanal media sosial.
ADVERTISEMENT
Anggie berharap nantinya Lubon dapat tampil di depan publik bersama para seniman ludruk di Surabaya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·