Soroti Perilaku Keuangan Gen Z, Antar Sautma Rengkuh Gelar Profesor

Perilaku keuangan para Generasi Z yang dikenal punya sikap konsumtif. Apalagi mereka hidup dalam era yang serba canggih. Perilaku keuangan Gen Z ini menarik perhatian Dr. Sautma Ronni Basana Batubara, S.E., M.E. untuk menuangkannya dalam orasi ilmiahnya.
"Terbiasa dengan teknologi dan banjir informasi di platform digital, Gen Z seringkali terjebak dalam arus informasi yang cepat dan dangkal. Mereka hanya fokus pada konten yang menarik di permukaan, tanpa memahami lebih dalam. Akibatnya literasi keuangan Gen Z pun terbilang masih rendah, membuat mereka sering mengambil keputusan keuangan yang kurang matang dan impulsif,” ungkap Sautma, Selasa (9/7).
Tak hanya itu, sikap Gen Z tersebut juga semakin didukung oleh kemudahan pembayaran secara digital. Sehingga dosen program Finance & Investment Petra Christian University (PCU) ini menyarankan agar Gen Z terus meningkatkan pengetahuan keuangannya sebagai bekal untuk menghadapi perkembangan teknologi.
“Mereka dapat lebih mencari tahu topik-topik tentang perencanaan keuangan personal (goal setting dan future goal), serta menerapkan evaluasi berkala untuk menavigasi road map keuangan personal. Sumbernya bisa lewat media-media yang kredibel,” imbuhnya.
Melalui orasi ilmiahnya tersebut, Sautma pun dikukuhkan sebagai Profesor dari School of Business and Management atau SBM PCU. Momen bahagia itu dirayakan bertepatan dengan Rapat Terbuka Senat Universitas Kristen Petra dalam rangka pengukuhan profesor baru pada Selasa (9/7), di Auditorium Gedung Q, kampus PCU.
Dosen berkacamata itu diangkat sebagai Profesor dalam bidang Ilmu Manajemen. Setelah menerima jabatan fungsional tertinggi ini, Prof. Sautma tak ingin berada di Menara Gading seperti yang kebanyakan orang bayangkan terhadap dunia kampus.
Profesor dengan 23 jurnal ilmiah terakreditasi internasional ini justru lebih berkomitmen untuk terjun membantu masyarakat, dengan aktif di beberapa komunitas profesi ekonomi dan pelayanan.
“Dengan menjadi Profesor, kita harus sanggup untuk menjadi role model, baik bagi perguruan tinggi maupun lingkungan sekitar. Jadi saya belajar untuk lebih arif dalam pemikiran, tindakan, dan kata-kata," ujar pria yang saat ini menjadi Asesor Program Studi dari LAMEMBA bidang Ekonomi Manajemen Bisnis & Akuntansi.
Dengan dikukuhkannya Sautma menjadi Profesor, saat ini tercatat ada 18 orang Profesor aktif penuh waktu di PCU. Hal ini diungkapkan Rektor PCU, Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng.,
“Selamat untuk Prof. Sautma. Kami bangga atas capaian yang luar biasa ini, dan itu semua tentunya karena berkat serta perkenanan Tuhan yang dibarengi dengan kerja keras,” paparnya.
Lebih lanjut, Prof. Djwantoro berharap agar prestasi ini semakin menginspirasi dan menyemangati dosen-dosen lain untuk tidak lelah melakukan yang terbaik di bidangnya masing-masing.
“Harapannya PCU dapat terus berkontribusi dalam memberi solusi terhadap berbagai tantangan berat yang sedang dihadapi masyarakat,” kata Prof. Djwantoro.
Gelaran pengukuhan profesor ini juga diiringi dengan prosesi pemasangan tanda nama pada prasasti guru besar. Prof. Sautma berkesempatan menyematkan namanya dalam prasasti tersebut, didampingi oleh Rektor PCU. Hal itu menjadikan sebuah tanda peresmian prosesi pengukuhan guru besar di PCU.
