Konten Media Partner

Sukses Digelar, Parade Surabaya Juang Masuk Kalender Event Nasional Tahun 2023

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Parade Surabaya Juang. Foto-foto: Diskominfo Surabaya
zoom-in-whitePerbesar
Parade Surabaya Juang. Foto-foto: Diskominfo Surabaya

Pemkot Surabaya sukses menggelar Parade Surabaya Juang pada Minggu (6/11) kemarin. Event yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan ini pun akan menjadi event nasional di tahun depan.

Kepala Dinas Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan, Parade Surabaya Juang berlangsung dengan sukses dan mendapat antusias luar biasa dari masyarakat.

“Alhamdulillah kita melihat pelaksanaan sangat luar biasa. Antusiasme masyarakat juga sangat tinggi dan mereka terlihat tertib dan teratur untuk menyaksikan parade ini. Jadi, ini sudah ada peningkatan yang luar biasa dalam mengelola para penonton. Tidak menumpuk dan merangsek di satu tempat," kata Wiwiek, Senin (7/11).

Ia memastikan untuk tahun depan event ini akan dikembangkan agar menarik minat para wisatawan berkunjung ke Surabaya. Apalagi, Parade Surabaya Juang sudah masuk dalam event nasional di tahun 2023.

“Jadi di Surabaya itu ada dua event yang ditarik menjadi event nasional. Yaitu Parade Surabaya Juang dan Rujak Uleg. Kalau Parade Surabaya Juang ini kan tidak dimiliki oleh daerah lainnya di Indonesia, hanya dipunyai oleh daerah yang mendapat julukan Kota Pahlawan,” jelasnya.

Menurutnya, sebelum dua event tersebut ditarik menjadi event nasional, Pemkot Surabaya terlebih dahulu mengikuti sistem kurasi dari pemerintah pusat. Semua kabupaten dan kota di Indonesia mengirimkan event-eventnya lalu dikurasi.

“Nah, yang masuk ke event nasional dari Kota Surabaya adalah dua event itu,” imbuhnya.

Secara otomatis pada tahun 2023 nanti acara Parade Surabaya Juang akan dibuat lebih meriah lagi. Karena promosi acara juga akan di support oleh pemerintah pusat. Sehingga ini akan menjadi daya tarik wisatawan untuk datang dan menyaksikan event nasional ini. Pastinya promosinya juga akan semakin luas.

“Tentunya, ini akan memperkokoh dan semakin menguatkan bahwa event ini tidak ada di daerah lain, selain di Kota Pahlawan ini,” tegasnya.

Selain itu, Wiwiek juga menjelaskan bahwa dua event nasional dari Kota Surabaya ini akan menjadi komoditas industri di Kota Pahlawan. Sebab, ketika event ini ditarik ke event nasional, berarti jangkauan penonton dan pengunjungnya akan semakin luas, sehingga ini akan mengangkat perekonomian Surabaya.

“Ini salah satu cara kami untuk mendatangkan para wisatawan berkunjung ke Kota Pahlawan ini. Semoga ini juga menjadi pelecut semangat kami untuk terus berkreasi dalam menggelar Parade Surabaya Juang dan Festival Rujak Uleg ke depannya,” pungkasnya.

Kegiatan Parade Surabaya Juang sendiri diikuti sebanyak 3.500 peserta. Pada parade tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji serta jajaran Forkopimda Surabaya menunggangi kuda. Hal ini menjadi pembeda pagelaran Parade Surabaya Juang tahun ini. Biasanya, mereka menaiki tank Anoa dalam ajang tersebut.