Konten Media Partner

Survei: Mayoritas Orang Gabung Asuransi karena Pengaruh Cerita Orang Dekat

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Chief Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance, Rudy Franto Manik. Foto: Masruroh/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Chief Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance, Rudy Franto Manik. Foto: Masruroh/Basra

Cerita atau pengalaman keluarga, kerabat, atau teman terkait asuransi menjadi faktor dominan bagi seseorang ketika memutuskan bergabung dengan sebuah asuransi. Ini merupakan hasil riset FWD Insurance bekerja sama dengan Kadence Internasional mengenai program nasabah asuransi jiwa dan kesehatan.

"Dari hasil riset tersebut, level kedekatan, kepercayaan terhadap orang di lingkungannya itu lebih tinggi. Misalnya yang ngomong adalah saudara, orang tua, atau keluarga lain, atau teman dekat, itu lebih dipercaya apa yang disampaikan. Itu yang kita temukan di sana," ungkap Chief Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance, Rudy Franto Manik, kepada Basra, Jumat (24/10).

Hasil riset tersebut mencatat faktor eksternal yang paling memengaruhi keputusan pembelian asuransi. Cerita atau pengalaman keluarga, kerabat, atau teman terkait asuransi jiwa/kesehatan menjadi faktor dominan mencapai angka 64 persen, disusul pengaruh media sosial sebesar 39 persen.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga menuturkan tingkat literasi masyarakat terkait produk asuransi masih perlu ditingkatkan.

"Sehingga komunikasi dengan orang dekat tentang yang belum dipahami itu jauh lebih mudah, juga lebih mudah dipercaya," imbuhnya.

Rudy menuturkan, pihaknya secara konsisten memberikan literasi keuangan yang dikemas dengan sederhana dan mudah dipahami masyarakat.

"Kita memiliki sebuah program khusus, asuransi 101 atau insuransi 101. Jadi, ini sebuah kanal khusus untuk literasi keuangan, namun kita kemas dengan sangat sederhana dan mudah dipahami,” tukasnya.