Susur Sungai Kejawan Putih Tambak, Wahana Wisata Air Baru di Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah meresmikan Wisata Susur Sungai Kejawan Putih Tambak, di Kecamatan Mulyorejo. Eri Cahyadi mengatakan, susur sungai di kawasan Kejawan Putih Tambak menjadi salah satu pilihan wisata air di Kota Surabaya.
Selain sebagai sarana wisata air, adanya tempat ini juga untuk menunjang perekonomian masyarakat sekitar, khususnya bagi para nelayan di Kejawan Putih Tambak.
“Susur sungai (di Surabaya) juga ada Kalimas di tengah kota, ini ada susur sungai di Kejawan Putih Tambak. Ini sangat luar biasa, ketika ada susur sungai maka secara otomatis sepanjang sungai itu harus terjaga kebersihan dan keindahannya,” kata Eri, Jumat (28/7).
Lahirnya wisata susur sungai baru di Kejawan Putih Tambak ini adalah cerminan dari kegigihan warganya dalam menjaga lingkungan. Yang tadinya lingkungan di sekitar Kejawan Putih Tambak itu terlihat kurang sedap dipandang, kini bersih dan menjadi salah satu pilihan destinasi wisata.
“Ketika sudah ditetapkan sebagai susur sungai, maka saya akan memberikan yang terbaik di sepanjang jalur susur sungai ini. Melihat semangat dari warganya, insyaallah satu hingga dua bulan ke depan akan menjadi luar biasa. Yang saya inginkan itu adalah keinginan, tekad, dan pantang menyerah, seperti yang dimiliki oleh warga dan LPKM di sini,” ungkapnya.
Eri menjelaskan, di Surabaya ada banyak kampung pinggir sungai yang ingin membuat wisata susur sungai. Namun, ada beberapa kampung nelayan yang menurutnya masih kurang sungguh-sungguh menciptakan lingkungan yang bersih dan layak untuk dijadikan tempat wisata air.
“Warganya harus ada semangat tinggi. Ketika ada sentuhan dari warganya, maka baru pemerintah akan turun memberikan dukungan penuh. Kalau dari awal yang membuka pemerintah kotanya, insyaallah nggak jadi,” jelasnya.
Setelah wisata susur sungai ini diresmikan, Eri Cahyadi itu berpesan kepada Asisten II Pemkot Irvan Widyanto, untuk melakukan perbaikan jalan dan fasilitas penerangan jalan umum (PJU). Tak hanya itu, ia juga meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya untuk rutin membersihkan sungai di kawasan wisata tersebut.
