Taman Mozaik, Taman Instagramable Baru di Surabaya

Tak hanya dikenal sebagai kota pahlawan, Surabaya juga terkenal dengan ratusan taman indah yang tersebar di penjuru kota. Sampai akhir tahun ini, Surabaya memiliki 613 taman yang dimanfaatkan sebagai paru-paru kota dan taman baca untuk keluarga.
Bahkan yang paling gres, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) baru menyelesaikan Taman Mozaik di Jalan Wiyung Praja.
Menurut Kepala Seksi Ruang Terbuka Hijau DKRTH Surabaya, Rochim Yuliadi, Taman Mozaik memiliki konsep berupa taman rekreasi aktif yang bertema mozaik warna warni. Aksen utama taman adalah keberadaan rumah berdinding mozaik berwarna-warni. Di taman ini pengunjung dapat memanfaatkan rumah mozaik tersebut untuk berswafoto di dalam ataupun sebagai latar belakangnya.
“Tampilannya sangat instagramable dan benar-benar memanjakan warga kota yang gemar hunting pemandangan untuk dipajang di media sosial,” kata Rochim (19/10).
Taman Mozaik ini memiliki luas lahan total 5.100 meter persegi. Namun untuk tahap pembangunan pertama, pihaknya telah mengerjakan seluas 1.850 meter persegi. “Sisanya akan dilanjutkan di tahap pembangunan berikutnya,” katanya.
Menurutnya, dahulu lokasi ini tanahnya berupa rawa-rawa dan dihuni berbagai satwa reptil liar. “Sebelum dibangun taman, kondisinya dulu sangat memprihatinkan, karena lahan yang tidak dimanfaatkan sejak lama,” jelasnya.
Perencanaan pembangunan Taman Mozaik ini telah dilakukan sejak awal tahun 2019. Masuk ke lelang pada bulan Mei dan pekerjaan fisik seperti pembuatan pondasi dan pemadatan tanah dimulai pada Juli 2019.
“Pengurukan awal dikerjakan oleh DPUBMP (Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan) pada bulan Maret hingga Mei 2019. Tanah pengurukan diambil dari hasil pengerukan tanah di Underpass Mayjend Sungkono dan Bozem Yono Suwoyo,” ujar Rochim.
Saat ini di Taman Mozaik sudah tersedia playground untuk anak-anak, lalu rumah mozaik, area parkir, dan landscape tanaman yang indah. Sedangkan di pembangunan selanjutnya Rochim berharap bisa menyelesaikan pembangunan toilet, pos jaga, musala dan Taman Baca Masyarakat (TBM).
Selain itu, nantinya jika anggarannya cukup taman ini bakal dilengkapi dengan aksen penunjang seperti air mancur dan lampu taman. “Total anggaran untuk taman ini sekitar Rp 1 miliar,” pungkasnya. (Windy Goestiana)
