Konten Media Partner

Tergolong Baru, Teknologi Mesin Cetak 3D Mulai Banyak Dilirik

9 Juli 2025 17:06 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konten Media Partner
Tergolong Baru, Teknologi Mesin Cetak 3D Mulai Banyak Dilirik
"Masih tergolong baru, namun mulai banyak yang melirik teknologi cetak 3D di Indonesia. Hanya ada beberapa di Indonesia yang memiliki teknologi ini," ujarnya. #publisherstory #beritaanaksurabaya
BASRA (Berita Anak Surabaya)
Action figure yang dibuat dari teknologi percetakan 3D. Foto: Masruroh/Basra
zoom-in-whitePerbesar
Action figure yang dibuat dari teknologi percetakan 3D. Foto: Masruroh/Basra
ADVERTISEMENT
Industri percetakan telah mengalami transformasi besar dalam beberapa dekade terakhir, didorong oleh kemajuan teknologi mesin printer. Dari metode cetak tradisional seperti offset dan sablon, kini percetakan modern mengandalkan inovasi digital yang lebih cepat, fleksibel, dan hemat biaya.
ADVERTISEMENT
Deretan teknologi terkini dalam industri percetakan dihadirkan dalam pameran Surabaya Printing Expo (SPE) 2025 yang berlangsung di Exhibition Hall Grand City hingga 12 Juli mendatang.
Salah satu teknologi terkini mesin percetakan yang ditampilkan adalah teknologi cetak 3D.
"Masih tergolong baru, namun mulai banyak yang melirik teknologi cetak 3D di Indonesia. Hanya ada beberapa (percetakan) di Indonesia yang memiliki teknologi ini," ujar Natania, Marketing PT Allmac Sarana Grafika, saat dijumpai Basra disela gelaran SPE 2025, Rabu (9/7).
Natania melanjutkan, pencetakan 3D adalah tren teknologi percetakan digital terbaru yang memanfaatkan file digital untuk diubah ke dalam objek tiga dimensi.
"Teknologi ini memungkinkan pengguna dapat mencetak suatu model digital menjadi objek nyata secara fisik yang sama dengan desain aslinya. Mulai dari objek yang mudah hingga objek geometri yang rumit dapat dilakukan dengan mesin 3d printing," terangnya.
CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim (kiri) bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, huusai pembukaan SPE 2025, Rabu (9/7).
Dijumpai dalam kesempatan yang sama CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim mengatakan SPE 2025 menghadirkan lebih dari 150 perusahaan nasional dan internasional, serta melibatkan 10 pelaku UMKM terkurasi, menjadikannya pameran yang kaya akan inovasi dan kolaborasi.
ADVERTISEMENT
"SPE 2025 menampilkan beragam teknologi percetakan terbaru, di antaranya mesin cetak offset dan digital printing, teknologi pencetakan tekstil dan sablon, serta sistem cetak berbasis teknologi terkini seperti UV printing, 3D printing, dan web-based printing system," ujar Daud.
Teknologi-teknologi ini didemonstrasikan secara langsung oleh berbagai merek ternama dari dalam dan luar negeri, memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk menilai performa mesin secara langsung.