Konten Media Partner

Tes Calistung Dihapus untuk Masuk SD di SPMB 2025, Ini Kata Pakar Pendidikan

BASRA (Berita Anak Surabaya)verified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi anak menulis. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak menulis. Foto: Pixabay

Mulai tahun ajaran 2025-2026, tes baca, tulis, dan hitung (calistung) resmi dihapus dari Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD. Keputusan ini tertuang dalam sesuai Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.

Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), Lilik Binti Mirnawati menyambut baik kebijakan ini. Menurutnya, penghapusan tes calistung berpotensi mengurangi tekanan psikologis pada anak-anak yang sedang berada di masa transisi dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar.

“Dengan tidak adanya beban tes di awal, anak-anak bisa belajar dengan lebih santai dan menikmati masa kecil mereka dengan bermain serta bereksplorasi,” ujar Mirna, dalam keterangannya seperti dikutip Basra, Rabu (28/5).

Mirna juga menambahkan bahwa pendekatan ini mendukung perkembangan anak secara menyeluruh, baik dari segi kognitif, emosional, maupun sosial. Namun, Mirna menekankan bahwa kebijakan ini juga membawa tantangan baru, terutama bagi guru dan sekolah dasar dalam menyusun strategi pengajaran calistung yang tepat.

“Perlu ada pelatihan dan persiapan yang matang bagi para pendidik agar mampu mengembangkan kurikulum yang sesuai. Pendekatan yang digunakan juga harus disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan anak,” katanya.

Secara keseluruhan, penghapusan tes calistung sebagai syarat masuk SD diharapkan menjadi langkah awal menuju pendidikan yang lebih ramah anak dan berorientasi pada perkembangan karakter, bukan sekadar capaian akademik semata.